Empat Jam Sightseeing di Antwerp (Bagian Kedua)

August 12, 2018 arievrahman

Awan kelabu menggelayut di langit-langit Antwerp ketika kami melanjutkan perjalanan siang itu. Walaupun sudah di penghujung Februari yang berarti bahwa musim dingin akan segera berakhir, namun matahari sepertinya masih malu-malu menyapa. Suhu yang dingin –mungkin berkisar belasan derajat Celcius, membuat saya dan Neng tetap mengenakan jaket supaya tidak masuk angin dan biduran; sementara Mbak Fab yang sudah menjadi warga lokal sana, nampak biasa saja dengan stocking tipis yang dikenakannya. Dari Meir, kami berbelok menyusuri gang demi gang di pusat kota Antwerp dengan berbagai macam toko di sisi kanan dan kirinya. Pada suatu titik, kami berhenti di belakang antrean panjang pada emperan sebuah toko bernama Goosens, yang ternyata menjual roti dan sejenisnya. “Mau coba?” Mbak Feb menawarkan, sambil bercerita bahwa Goosens ini adalah toko roti yang…

Read more...

Previous Article
Balada Pencarian Tiket Pesawat Murah Paling Memorable
Balada Pencarian Tiket Pesawat Murah Paling Memorable

Berhubung nama blog ini mengandung kata ‘Backpack’, saya kerap sekali diasosiasikan sebagai seorang ‘Backpa...

Next Article
Huru-Hara Mengurus Visa Schengen di TLScontact untuk Kedutaan Besar Perancis
Huru-Hara Mengurus Visa Schengen di TLScontact untuk Kedutaan Besar Perancis

Jangan suka mepet kalau mengurus visa! Sebuah anjuran yang memang sebaiknya saya terapkan ke diri saya send...