Kota di Dunia Dengan Street Art Terkeren!

October 21, 2016 Elfida Lubis

Kalau dipelajari dari sejarahnya, street art di negara-negara dunia kebanyakan bermula dari grafiti yang menyuarakan opini mengenai isu politis maupun isu penting lain. Namun tak berhenti sampai di situ, bentuk seni ini semakin dihargai bahkan bisa dipakai sebagai aset untuk memajukan dunia pariwisata.

 

 

Foto: streetartbln.com

1. Berlin

Pergilah menuju East Side Gallery, sebuah area di Tembok Berlin yang menampilkan 105 lukisan dari artis seluruh dunia. Dimulai tahun 1990, setahun setelah peristiwa bersejarah runtuhnya tembok tersebut. Itulah mengapa Berlin identik dengan kota street art.  

 

 

Foto: greekerthanthegreeks.blogspot.co.id

2. Athena

Bahkan, ada street art tour di ibukota Yunani ini. Kamu akan diajak ke area yang menampilkan mural secara luas di Gazi, Monastiraki, Psirri, dan Thiseio.

 

 

Foto: cntraveler.com

3. Valparaiso

Street art di kota yang ada di negara Chili ini dimulai pada akhir abad ke-16 sebagai bentuk pernyataan dari pelajar yang menginginkan seni untuk semua kalangan. Banyak juga karya yang dihapus di bawah pemerintahan Auguste Pinochet, namun kini kota tersebut kembali berwarna. Valpo Street Art Tour akan mengajak kamu secara gratis mengunjungi Museo de Cielo Abierto atau Museum of Open Sky.

 

 

Foto: cnn.com

4. Bristol

Kota di Inggris ini adalah rumah dari Banksy, seorang seniman tanpa identitas yang kerap menyuarakan masalah politik dan sosial lewat grafiti dan karya lainnya. Mengunjungi Bristol tiap summer akan tambah menyenangkan karena kamu bisa menyaksikan Upfest, festival mural terbesar di Eropa.

 

 

Foto: Pinterest

5. Paris

Paris adalah kota pelopor seni ini di Perancis, bermula dari tahun '60-an yang pada akhirnya didukung dengan beberapa galeri yang didirikan untuk memajang karya-karya megah para artis jalanan.

 

 

Foto: frenchvillagediaries.com

6. Angoulême

Kota kecil di Perancis ini adalah tempat European School of Visual Arts untuk memeroleh gelar dalam comic art. Selain itu, festival komik yang diadakan rutin setiap tahun pun menganugerahi kota ini dengan gelar Ibukota Komik Strip. Temukan area luas bangunan yang kerap dijadikan kanvas untuk berkarya.

 

 

Foto: warholian.com

7. Lodz

Kota di Polandia ini justru menggunakan street art sebagai cara untuk mempromosikan dirinya. Dimulai dari tahun 2009, ternyata terbukti menarik investasi dan kesempatan bisnis dari luar juga tentunya wisatawan untuk datang ke sana. 

 

 

Foto: streetarthub.com

8. London

Sarang street art di kota ini berada di Camden, East London dan Leake Street di Waterloo. Kamu serasa ada di tempat suci dunia street art bila berkunjung ke tempat-tempat tadi.

 

 

Foto: monipag.com

9. Buenos Aires

Bisa dibilang, street art di sini bersifat temperamental. Bermula ketika Brazil berada di bawah pemerintahan diktator, grafiti berupa komentar-komentar politik pun bertebaran. Kemudian berubah di tahun '90-an ketika Presiden Carlos Menem berhasil menyeimbangkan keadaan ekonomi dan anak muda mulai terjangkit virus MTV. Namun kemudian, mereka menyaksikan street art di New York dan kemudian mulai turun ke jalan lagi. Sampai pada tahun 2001, chaos politik dimulai lagi, menyebabkan street art kembali bersifat politis. Keadaan berubah ketika dua kelompok seniman jalanan paling terkenal bergabung dengan komunitas grafiti global, membuat ekspresi seni tersebut lebih bersifat bisnis.

 

 

Foto: streetartnews.net

10. Sao Paulo

Sao Paulo adalah kota terdepan untuk urusan street art di Brazil. Selain dipakai menyuarakan berbagai isu yang terjadi, namun para artis berusaha untuk tetap mempertahankan dan melestarikan nilai kebudayaan asli. 

 

 

Foto: iheartreykjavik.net

11. Reykjavik

Mulai dari area trendi Hversvigata, nikmati beragam gaya street art di kota yang ada di Islandia ini.

 

 

Foto: theatlantic.com

12. Praha

Selain romantis, ternyata Praha juga nyentrik lewat street art. Kunjungi Grand Priory Square dan saksikan sendiri Lennon Wall yang fenomenal itu.

 

 

Foto: blog.portraitprofessional.com

13. Philadelphia

Bermula dari artis grafiti yang lahir di kota ini pada tahun 1953, bernama Darryl McCray alias Cornbread yang dianggap sebagai bapak grafiti kontemporer. Tulisan "Cornbread Loves Cynthia" tak disangka dapat menjadi akar dan akhirnya menyebar ke New York menjadi gerakan grafiti modern.

 

 

Foto: museumofthecity.com

14. New York

Gerakan grafiti modern di kota ini salahs atunya juga dipicu oleh kematian musisi jazz Charlie Parker alias Yardbird pada tahun 1955. Pada tahun '70-'71, pusat kegiatan berpindah dari Philadelphia ke New York, tepatnya di sekitar Washington Heights.

 

 

Foto: streetarthub.com

15. Los Angeles

Di sini, berdiri Museum of Contemporary Art (MOCA) yang menyelenggarakan pameran grafiti dan street art terbesar di Amerika pada tahun 2011. Beberapa dekade sebelumnya, bentuk seni tersebut pun sudah banyak ditemui di jalan-jalan sebelum akhirnya dibawa masuk ke museum.

 

 

Foto: Flickr @missgeok

16. Melbourne

Selain terkenal sebagai kota kopi, Melbourne juga menawarkan keunikan lain yang membuat turis seakan tak mau beranjak pergi. Street art telah lama merajah dinding bangunan di sini, bahkan Melbourne dijuluki sebagai "Ibukota Stensil Dunia".


 

Previous Article
Jalan-Jalan Asyik Berdasar Zodiak
Jalan-Jalan Asyik Berdasar Zodiak

Panduan menentukan destinasi liburan sesuai pribadi kamu.

Next Article
Alasan Anak Anda Harus Diajak Berlibur ke Malang
Alasan Anak Anda Harus Diajak Berlibur ke Malang

Wahana bermain sekaligus edukasi yang HARUS dikunjungi selagi berlibur di Malang.

Want more?

Visit our site

Discover