9 Alasan Kenapa Solo Traveling Sekarang Banyak Peminat

February 8, 2017 Elfida Lubis

Tanya ke siapa saja yang pernah traveling sendirian, apakah mereka ingin traveling dengan gaya lain? Jawabannya mungkin, "Tidak". Apa sih sebenarnya keseruan yang didapat sehingga sepertinya, solo traveling ini banyak peminat? (Foto-foto: Pixabay)

 

 

1. Banyak teman baru

Para pejalan sendiri ini justru memiliki kemungkinan mendapat kenalan baru lebih banyak dibanding mereka yang pergi dalam kelompok. Orang yang sendirian lebih mudah untuk didekati dan proses percakapan cenderung lebih mudah.

 

2. Berinteraksi dengan lokal

Pejalan sendiri mampu berinteraksi dengan penduduk lokal sampai ke level yang tidak bisa dilakukan oleh tipe pejalan lain. Penduduk lokal lebih terbuka dan penasaran dengan traveler yang terlihat mengeksplorasi sebuah tempat sendirian. Jangan heran kalau misalnya kamu dikerubungi oleh anak-anak kecil penduduk setempat atau bahkan ditawari untuk menginap di salah satu rumah penduduk.

 

 

3. Bebas ke mana dan melakukan apa saja

Tidak perlu kompromi, tidak perlu menyesuaikan diri dengan kesukaan orang lain, dan yang paling penting adalah tidak perlu mendengar keluhan dari orang lain. Kamu bebas menentukan tujuan dan bagaimana kamu mewujudkan tujuan tersebut. Kamu adalah pemegang kendali sepenuhnya.

 

 

4. Bukan sekadar eksplorasi

Ketika mengunjungi sebuah tempat, kamu melakukan eksplorasi yang tak sekadar eksplorasi. kamu akan mencari tahu lebih, melihat lebih, mendengar lebih, dan merasa lebih dibanding ketika bepergian dalam rombongan. Kamu akan menyerap semua informasi dengan tingkat kepekaan yang lebih dari biasanya.

 

Foto: thoughtcatalog.com

5. Membebaskan diri di mana tidak ada seorang pun yang mengenalmu

Bagi beberapa orang, traveling sendirian ke tempat yang belum pernah didatangi sebelumnya dan tidak ada orang yang dikenal sama sekali di sana, dapat menjadi sebuah momen untuk memulai kembali segala sesuatu dari awal. Kamu akan menemukan betapa terapi "orang asing" sangat bermanfaat dan mampu mengubah sudut pandang begitu kamu kembali ke rumah.  

 

 

6. Menyehatkan

Menghabiskan waktu sendirian itu ternyata sangat menyehatkan. Di waktu-waktu sendiri tersebut, kamu akan "dipaksa" melakukan refleksi mendalam atas apa yang sudah kamu lakukan, baik itu positif atau negatif, juga mengenal dan memahami kemauan sendiri lebih baik, bukan atas apa yang dikatakan oleh sekitar. Meski tidak semuanya menyenangkan, namun kamu akan berjuang pada waktu tersebut dan pada akhirnya menjadi pribadi yang lebih tangguh.

 

7. Jangan membenci jarak karena berkat jarak rindu terjadi

Pernah dengar kutipan di atas? Ya, jarak membuat kamu semakin menghargai arti dari orang-orang penting dalam hidupmu. Saat kembali ke rumah, kamu akan berusaha untuk menghabiskan waktu sebaik mungkin dengan mereka.

 

8. Dan sebaliknya

Begitu juga sebaliknya, jarak juga membuat matamu terbuka bahwa orang yang kamu anggap penting, ternyata bukan apa-apa.

 

9. Mengasah kreatifitas

Keadaan sendiri itu dapat mengasah kreatifitas. Kamu akan mencari-cari kegiatan yang dapat dilakukan sendirian namun tetap seru, sampai memikirkan cara untuk keluar dari masalah yang timbul tiba-tiba.

 

 

Previous Article
Berat Badan Stabil Saat Liburan
Berat Badan Stabil Saat Liburan

Tidak disiplin saat liburan dapat membuat Anda harus kembali mulai dari “nol” saat kembali ke rutinitas.

Next Article
Menjaga Kesehatan Selama Road Trip
Menjaga Kesehatan Selama Road Trip

Bagaimana caranya untuk ber-road trip ria sambil tubuh juga tetap sehat? Pelajari tips di bawah ini.

Want more?

Visit our site

Discover