Pembukaan Hotel Banksy

March 22, 2017 Elfida Lubis

Banksy, sebuah nama yang tak asing lagi di kalangan pecinta seni. Banksy adalah master graffiti, pelukis, sampai aktivis dan pembuat film yang banyak mendapat pujian dari berbagai kalangan ini membuat kejutan dengan membuka sebuah hotel di Bethlehem. 

Berawal dari karya graffiti pertamanya di distrik Barton Hill, Bristol, Inggris, yang diceritakannya sebagai area yang menyeramkan karena sangat "putih", hanya ada sekitar 3 keluarga kulit hitam di sana di tahun 1980-an. Dia mencoretkan nama Robin Banx pada graffiti karyanya, yang kemudian menjadi Banksy. Dia pun menjadi bagian dari Bristol's DryBreadZ Crew, bersama Kato dan Tes. Perkenalannya dengan fotografer Steve Lazarides yang mulai menjual karyanya dan menjadi agen, membawa perkembangan baru dalam dunia Banksy.

Kemudian, Banksy mulai mencoba untuk menghasilkan karya dalam bentuk baru, yaitu stensil, yang semakin membuat karyanya bergaung sampai sekitar Bristol dan London. Di tahun 2005, Banksy menjadi artis internasional dengan melakukan tur ke Israel dan melukis dinding West Bank.

Tak hanya Israel, Los Angeles pun mendapat "serangan" di tahun berikutnya lewat show bertajuk "Barely Legal". Di tahun 2010, film dokumenter karyanya tentang penciptaan dan penjualan street art berjudul "Exit Through the Gift Shop" rilis dan berhasil masuk ke dalam daftar untuk piala Oscar di tahun yang sama.

Tak heran kalau majalah Time menobatkan Banksy sebagai 1 dari 100 tokoh paling berpengaruh tahun 2010. Meski begitu, Banksy tetap menjadi street artist anonim. Dia menyodorkan imej dirinya dengan kepala tertutup kantong kertas. Para pemujanya tak pernah ambil pusing akan hal itu.

Foto-foto: banksy.co.uk

Adalah Hotel Walled Off di Bethlehem, Palestina, yang menjadi obyek terbaru semangat berkeseniannya. Hotel yang menghadap langsung ke dinding bersejarah yang pernah dilukisnya itu, bahkan mengklaim dirinya sendiri sebagai hotel dengan pemandangan terburuk. Tampaknya, hotel ini masih menjadi bagian dari kampanye Banksy untuk stop peperangan.

Untuk fans sejati dunia seni, tentunya hotel ini akan sangat memanjakan seluruh indera. Mulai dari mural, instalasi, perabotan antik dan unik, serta aksen lainnya yang seru pun indah bisa kamu temukan di sini. 

Terdapat 4 jenis kamar di Walled Off Hotel, yaitu Artist, Scenic, Budget, dan Presidential. Terdapat juga Piano Bar yang merupakan peninggalan sewaktu Inggris sempat menjajah tanah tersebut.

Jadi kalau kamu ada rencana untuk melakukan ziarah ke tanah suci tersebut, jangan lupa untuk pesan kamar di hotel Banksy.

Previous Article
INFO PENTING: Mengunjungi Bali Saat Nyepi? Pahami Dulu Aturannya
INFO PENTING: Mengunjungi Bali Saat Nyepi? Pahami Dulu Aturannya

Daripada kamu ditangkap pecalang...

Next Article
Semua Hotel di Yogyakarta Ini Rasa Bintang 5!
Semua Hotel di Yogyakarta Ini Rasa Bintang 5!

Fasilitasnya nyaman, harganya pun nyaman...

Want more?

Visit our site

Discover