INFO PENTING: Mengunjungi Bali Saat Nyepi? Pahami Dulu Aturannya

March 23, 2017 Elfida Lubis

Foto: icstravelgroup.com

Bagi masyarakat Bali, Nyepi berarti mengajak manusia dan alam untuk kembali ke kondisi bersih dan suci. Di waktu itu, umat Hindu Bali melakukan Catur Brata Penyepian (Empat Pantangan Nyepi) yang terdiri dari Amati Geni (tidak menyalakan api), Amati Karya (tidak bekerja), Amati Lelungan (tidak bepergian), dan Amati Lelanguan (tidak menikmati hiburan). Namun, tradisi ini tidak berlaku bagi umat Hindu saja karena sebagai bentuk toleransi, seluruh masyarakat-kecuali rumah sakit dan fasilitas vital-sampai wisatawan yang sedang berada di Bali pun sebaiknya ikut menerapkan aturannya selama 1 hari. Inilah aturan dasar yang penting untuk diketahui wisatawan selama Nyepi.

 

 

1. Akses Tutup

Jangan menjadwalkan penerbangan dari atau ke Bali saat hari H karena bandara akan ditutup dan baru dibuka kembali keesokan harinya. Begitu juga halnya dengan pelabuhan.

 

2. Batasi Gerak

Jika menginap di hotel yang ada di pusat kota, biasanya kamu masih dibolehkan beraktivitas di luar kamar dengan jenis kegiatan terbatas dan tidak menimbulkan suara berisik. Namun kalau kamu menginap dekat dengan pemukiman penduduk, silakan berpuas diri berada di dalam kamar seharian. Meski begitu, jangan beranggapan kamu bisa leyeh-leyeh sambil menikmati siaran televisi karena biasanya saluran televisi baik lokal maupun kabel akan diputus sementara. Kamu hanya bisa menikmati DVD atau menyetel musik namun dengan volume yang dipastikan tidak mengganggu orang lain. Sementara malam harinya, kamu akan diminta untuk mematikan lampu atau sumber penerangan lainnya. Atau, tutup rapat-rapat tirai dan nyalakan 1-2 lampu temaram dalam kamar supaya sinarnya tidak menembus sampai ke luar.

 

3. Siapkan Perbekalan

Foto: blog.icbali.com

Berhubung kamu tidak bisa keluar kamar ataupun hotel, otomatis kamu harus memikirkan stok makanan. Restoran dan fasilitas lain pun memang tutup di hari tersebut. Biasanya, hotel masih menyiapkan sarapan sampai makan siang namun tidak untuk makan malam karena minimnya penerangan. Atau, beberapa hotel menyarankan untuk memesan in room dining. Sama juga halnya dengan perbekalan lain seperti obat-obatan.

 

4. Sakit!?

Kalau kamu merasa sakit dan perlu ke dokter, laporkan ke petugas hotel untuk menelepon rumah sakit terdekat. Ambulans akan menjemput kamu sebab hanya kendaraan inilah yang diperbolehkan bepergian selama Nyepi.

 

5. Mengikuti Ritual

Foto: phot.sf.co.ua

Ritual yang biasa dilakukan umat Hindu Bali sehubungan dengan Nyepi yang bisa kamu saksikan, adalah Melasti, yaitu ritual yang bertujuan untuk membersihkan benda-benda yang disakralkan di laut, danau, atau sumber mata air lainnya. Ritual ini diadakan selama beberapa hari sebelum perayaan. Berlakulah sopan saat ikut melihat Melasti, misalnya jangan berjalan di depan rombongan umat dan berpakaian sopan. kemudian, ada Upacara Tawur Agung Kesanga yaitu upacara pengorbanan suci untuk menetralisir roh jahat agar tidak mengganggu kehidupan manusia. Upacara ini biasa dilakukan di siang hari, kemudian dilanjutkan dengan mengarak ogoh-ogoh, boneka besar sebagai simbol roh jahat di malam hari. Kamu bisa menyaksikan parade ogoh-ogoh tersebut.

 

Ada baiknya, kamu tidak merasa Nyepi sebagai beban karena ikut memaknai Nyepi ternyata justru memberi pengalaman dan kesan tersendiri.

Previous Article
Untuk Pemburu Sunset, Jangan Lewatkan Tempat-Tempat Ini Kalau Kamu ke Bali
Untuk Pemburu Sunset, Jangan Lewatkan Tempat-Tempat Ini Kalau Kamu ke Bali

Jangan sampai menyesal!

Next Article
Pembukaan Hotel Banksy
Pembukaan Hotel Banksy

Obyek baru semangat berkesenian seorang Banksy.

Want more?

Visit our site

Discover