Yuk, Menjajal Langsung Tradisi Ramadan di 16 Negara Berikut!

May 30, 2017 Chatarina Komala

Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah…

Selama satu bulan penuh, para Muslim di seluruh belahan dunia akan menjalankan ibadah puasa; sebelum akhirnya menyambut “hari kemenangan” ketika Idul Fitri. Sebagai negara dengan jumlah penganut Islam terbesar di dunia, kemeriahan Ramadan bukan cuma milik Indonesia saja, lho. Bagi mereka yang ada di negara empat musim, misalnya. Jam puasanya bahkan lebih dari 16 jam!

Perihal tradisi, tentu setiap negara memiliki cara unik dan khas dalam menyambut dan menikmati bulan puasa. Artikel ini akan membahas 16 destinasi negara yang harus Anda dikunjungi, terutama untuk menikmati Ramadan dari perspektif yang berbeda.

1. Amerika Serikat

Foto: www.msnbc.com

Foto: msnbc.com

Karena datang bertepatan dengan musim panas, Matahari jadi terbit lebih cepat dan terbenam lambat. Itu sebabnya, jangan heran jika puasa di Amerika Serikat bisa lebih lama—bahkan mencapai 17 jam! Adapun umat Islam di Amerika Serikat biasa berbuka dengan dua cara. Pertama, datang ke masjid untuk “potluck” (membawa makanan untuk siapa pun); dan kedua: “makan besar” dengan tetangga ketika berbuka.

2. Jepang

Foto: Japan Today

Berbeda dengan Amerika Serikat maupun negara-negara di Eropa, mayoritas wilayah di Timur cenderung punya durasi puasa yang lebih sedikit. Nah, salah satu contohnya, Jepang. Di sana, umat Islam biasa berbuka sekitar pukul 18.59 dan 19.31.

Kendati pemeluk agama Islam lebih sedikit, masyarakat Jepang punya toleransi yang tinggi, lho. Misalnya, dengan memperbolehkan karyawan yang berpuasa pulang lebih cepat saat sekolah atau bekerja.

3. Norwegia

Foto: visitnorway.com

Bagaimana rasanya berpuasa di negeri yang Mataharinya tidak pernah terbenam?

Ada satu kota bernama Tromso di Norwegia. Secara geografis, kota tersebut dikelilingi pegunungan bersalju, sehingga Matahari tidak tampak “terbenam”—meskipun itu tengah malam. Nah, berpuasa selama 24 jam tidak memungkinkan, mereka yang berpuasa di Kota Tromso sepakat, untuk menigkuti waktu Matahari di Mekkah. Alhasil, mereka akan mulai berpuasa pada pukul 05.00 pagi dan berbuka pada pukul 19.07.

4. Finlandia

Foto: planetware.com

Tahukah Anda, di Finlandia, Matahari hanya terbenam sekitar 55 menit sepanjang tahun?

Inilah sebabnya, umat Islam di Finlandia biasa memulai puasa pukul 01.35 dan berbuka pada pukul 24.48. Dengan kata lain, puasa berlangsung selama 23 jam, lebih lima menit. Namun, kendati banyak umat Islam yang sudah beradaptasi dengan lingkungan; beberapa di antaranya ada yang menggunakan tabel waktu Timur Tengah—atau justru mengikuti negara Islam terdekat, yakni Turki.

5. Rusia

Foto: rusmania.com

Ketika bulan Ramadan datang, umat Islam di Rusia harus berpuasa selama 17 jam setiap harinya. Nah, bagi Anda yang tengah mempersiapkan diri berkunjung ke sana; jangan lupakan nuansa khas Ramadan. Satu tradisi yang umum dilaksanakan: berkumpul di masjid dan menyantap khingalsh (roti yang diisi keju) atau galnash (roti dari gandum) saat berbuka. Sebagai pelengkap, Anda juga bisa mencoba kvass—minuman hasil fermentasi yang tidak mengandung alkohol.

6. Pakistan

Foto: People's Daily Online

Selain menikmati nuansanya, jangan lupakan soal kuliner khas Ramadan di Pakistan. Biasanya, tradisi bulan puasa akan diawali dengan berbuka/makan bersama; menyantap camilan samosa, pakoras, dan chaat.

7. Mekah

Foto: Zawaj.com

Siapa, sih, yang tidak ingin menikmati bulan puasa di Kota Suci Mekah?

Adapun satu tradisi unik yang biasa dijalankan di sana; yakni tembakan bola meriam untuk menandai Ramadan dan waktu berbuka. Tradisi ini bermula saat sultan Mesir “menguji” meriam dengan menembakkannya di tahun Hijriah 859.

8. Maldives

Foto: www.enlighten.pk

Bukan hanya panorama pantai yang memesona. Maldives—satu negara cantik di sebelah barat daya Sri Lanka juga punya tradisi Ramadan yang unik bernama Roadha Mas. Ini adalah satu tradisi berbuka; dengan berbagai hidangan lokal seperti kulhi boakibaa (kue ikan), foniboakiba (kue tepung), dan gulha (bola ikan).

Nah, setelah puas berbuka puasa, mereka yang pandai berpuisi juga akan diminta untuk melafalkan Raivaru—sebuah syair kuno yang bertema bulan Ramadan.

9. Mesir

Foto: Memphistours

Satu tradisi unik yang ada di Mesir, yakni Fanous. Sebagai penanda bulan Ramadan; Anda akan menemukan banyak lampion yang sengaja digantung di sepanjang jalan. Di sisi lain, Anda juga bisa menemukan banyak warga Mesir yang berbuka puasa di tempat terbuka; bahkan pasar malam yang digelar khusus selama satu bulan penuh.

10. Turki

Foto: Turkish Class

Nah, jika di Mesir Anda akan menjumpai banyak lampion, di Turki—tradisi bulan Ramadan akan dimeriahkan oleh tabuhan drum di tengah malam atau justru menjelang pagi. Penabuhnya, akan menggunakan pakaian tradisional Utsmaniyah—dan berkeliling kota menabuh drum tanpa henti untuk membangunkan warga yang akan sahur.

11. Afrika Timur

Foto: BBC

Di Kepulauan Komoro, Anda akan menjumpai tradisi Bangwé. Ini merupakan satu tradisi berjalan bersama menuju masjid; yang di dalamnya sudah tersedia kopi dan kurma untuk berbuka puasa.

12. Irak

Foto: Fox News

Jangan lewatkan “The Ring Game”, yang populer dimainkan setiap bulan Ramadan. Secara sederhana, permainan ini melibatkan dua tim yang masing-masing terdiri atas sepuluh hingga 12 orang. Nah, salah satu anggota tim harus menyerahkan cincin kepada anggota timnya; sementara tim lawan harus menebak siapa yang menyembunyikan cincin tersebut.

13. Aljazair

Foto: www.archief.wereldomroep.nl 

Ketika bulan Ramadan datang, warga di sana akan begadang semalam penuh. Nah, untuk mengisi waktu, akan dibuat sejenis “pasar kaget” (berlangsung hingga sahur) sebagai tempat masyarakat berbelanja atau mengobrol satu sama lain.

14. Qatar

Foto: Qatar Museums

Ada satu tradisi yang disebut Garangao (berasal dari Gara—yang artinya suara ketukan batu yang dipukul bersama-sama). Biasanya, Garangao akan diselenggarakan setiap hari ke-14 di bulan Ramadan. Sehabis berbuka puasa (magrib), anak-anak berbaju tradisional akan berkeliling dan menyanyikan lagu tradisional. Sebagai pemanis, seluruhnya dilakukan sambil memukul batu bersama-sama hingga tercipta ritme yang indah. Nantinya, anak-anak akan diberi permen dan kacang-kacangan.

15. Maroko

Foto: Heart My Backpack

Dua hingga tiga minggu sebelum Ramadan tiba, masyarakat Maroko biasanya sudah mempersiapkan diri dengan membersihkan rumah dan mengecat dinding. Selain itu, mereka juga sudah mulai mengundang teman dan kerabat untuk ikut pesta meramaikan Ramadan.

16. Yordania

Foto: Edmonton Journal

Berkunjung ke Yordania ketika Ramadan terasa jauh lebih menarik; terutama ketika Anda menyaksikan pendar lampu warna-warni menghiasi jalanan. Belum lagi, soal aturan untuk makan dalam satu meja saat berbuka; tanpa peduli kenal dengan orang di sebelahnya atau tidak…

Itulah 16 destinasi negara yang dapat Anda kunjungi; terutama jika ingin merasakan langsung nuansa bulan Ramadan. Selamat berpelesir!

Previous Article
Mendaki Gunung Saat Puasa, Mengapa Tidak?
Mendaki Gunung Saat Puasa, Mengapa Tidak?

Menahan haus dan lapar, bukan berarti harus menahan hasrat untuk “naik gunung”, bukan?

Next Article
Family Holiday di Sanur
Family Holiday di Sanur

Mulai dari ekowisata sampai kuliner, Sanur bisa jadi pilihan family holiday tahun ini.

Want more?

Visit our site

Discover