Berlibur di Jalur Pantura

June 20, 2017 Chatarina Komala

Kondisi jalan yang padat bahkan macet, merupakan satu hal yang lumrah ditemui ketika Anda mudik. Nah, daripada kesal akibat lelah dan macet yang tidak juga usai, Anda bisa kok menjadikan perjalanan mudik sebagai liburan. Toh, ada banyak destinasi wisata menarik di sepanjang jalur Pantura yang bisa Anda singgahi. Apa saja?   

1. Belanja Oleh-oleh di Batik Trusmi, Cirebon

Foto: Detik Travel 

Populer dengan kerajinan khas pesisir, Anda bisa singgah sebentar di sentra kerajinan batik, kampung Batik Trusmi. Letaknya, ada di Desa Trusmi, Kecamatan Plered, Cirebon.  Sebagai ancar-ancar, Anda bisa menemukan lokasi ini tidak jauh dari tol Palimanan-Kanci.

Setidaknya, ada beragam model dan corak batik yang bisa Anda temukan. Seluruhnya, ditawarkan dengan harga bersahabat, yakni mulai dari Rp25 ribu hingga Rp300 ribu. Selain berbelanja, jangan lupa untuk mencicipi kuliner dan camilan khas Cirebon, mulai dari nasi lengko, nasi jamblang, empal gentong, hingga tahu gejrot.

2. Mengabadikan Eksotisme Goa Sunyaragi, Cirebon

Foto: Kompas Travel

Abadikan eksotisme Goa Sunyarangi, Cirebon yang terletak dalam kompleks Keraton Kasepuhan Cirebon. Terdiri atas 12 gua unik, di sini ada banyak spot cantik yang dijamin bisa memuaskan Anda, si pecinta fotografi.

3. Melepas Penat di Pantai Balongan Indah, Indramayu

Foto: Jawa Pos

Macet tahunan akibat siklus mudik mungkin membuat Anda penat. Ketimbang lelah dan jadi emosi, ada baiknya Anda rehat sejenak dan melepas penat di Pantai Balongan Indah, Indramayu. 

4. Mengejar Sunset di Pantai Alam Indah, Tegal

Foto: Tribun Jateng

Debur ombak yang riuh dan menenangkan, lanskap pantai yang cantik, serta nuansa yang sepi menjadikan Pantai Widuri, Tegal, satu destinasi favorit bagi para pemudik.  Apalagi, pantai ini juga berlokasi strategis dan dekat dengan pusat kota.  

5. Main-main di Pantai Widuri, Pemalang

Foto: Tribun Jateng

Dengan kisaran tiket masuk Rp15 ribu/orang, Anda bisa bersantai sekaligus menikmati aneka wahana, sebelum akhirnya kembali melanjutkan perjalanan mudik.

6. Hilangkan Rewel Si Kecil di Batang Dolphin Center 

Foto: www.pariwisata.batangkab.go.id 

Atraksi lucu lumba-lumba, bisa jadi pereda rewel si kecil yang menghambat perjalanan mudik Anda. Apalagi, Batang Dolphin Center ini hanya berjarak sekitar 10-20 meter  dari alun-alun Kota Batang.

7. Beristirahat dengan Tenang di Waduk Malahayu, Brebes

Foto: Suara Merdeka

Sebenarnya, waduk peninggalan kolonial Belanda ini berfungsi sebagai sarana irigasi dan pengontrol banjir. Namun, pemandangan indah, udara sejuk, serta suasana yang tenang menjadikan Waduk Malahayu sebagai destinasi liburan favorit bagi masyarakat sekitar maupun turis. 

8. Membatik di Museum Batik Pekalongan

Foto: indonesia-tourism.com

Selain belanja batik, Anda bisa langsung mengunjungi Museum Batik, yang berlokasi di Jalan Jetayu No. 1, Pekalongan. Di sana, tersimpan beragam jenis koleksi batik modern hingga kuno; dengan motif dan corak bervariasi. 

9. Melintasi Waktu di Lawang Sewu, Semarang 

Foto: Pegipegi.com

Hindari jalur tol, dan nikmati waktu bertandang ke Kota Semarang...

Tidak jauh dari pusat kota, Anda akan menyaksikan satu bangunan berarsitektur tua, yang masih berdiri megah hingga kini. Lawang Sewu--dalam bahasa Indonesia berarti "seribu pintu", sesungguhnya merupakan bekas kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), yang dibangun pada tahun 1904. 

Sesuai namanya, satu keunikan dari Lawang Sewu terletak pada banyaknya jumlah jendela tinggi dan lebar (masyarakat setempat menyebutnya sebagai lawang atau pintu). Adapun selain sejarah, keindahan dan keunikan arsitekturnya bisa menjadikan Lawang Sewu sebagai satu destinasi tepat, yang dapat Anda kunjungi sembari perjalanan mudik. 

10. Menelusur Sejarah Islam di Masjid Menara Kudus, Kudus

Foto: Viva.co.id

Didirikan pada tahun 1.549 M, Masjid Menara Kudus menjadi saksi persebaran agama Islam di Jawa. Letaknya, ada di Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Nah, satu keunikan masjid ini, terletak dari akulturasi budaya Islam dan Hindu-Buddha pada arsitekturnya. 

Sunan Kudus, pendiri masjid ini--memang kerap menggunakan pendekatan kultural saat berdakwah. Itu sebabnya, ia melakukan adaptasi ajaran Islam di tengah masyarakat yang sudah terlebih dulu hidup dengan budaya agama Hindu-Buddha. Hasilnya, kentara pada kaki dan badan menara yang dibangun dan diberi motif ukiran Jawa-Hindu hingga empat batang saka guru yang menopang atap tajug

11. Nostalgia Masa Lalu di Tiongkok Kecil, Lasem

Foto: Chatarina Komala

Wajar bila Turis Prancis menyebutnya dengan Petit Chinois atau Tiongkok Kecil. Di Lasem, Anda akan menemukan banyak rumah berarsitektur Tiongkok tersebar di gang-gang dan hidup berdampingan sejak berabad-abad silam. 

12. Menyegarkan diri di Air Terjun Nglirip, Tuban

Foto: Viva.co.id

Bila bosan ke pantai, tidak jauh dari Kota Tuban, Anda bisa langsung mengarahkan kemudi menuju Merakurak dan Montong. Berketinggian lebih dari 25 meter, Air Terjun Nglirip bersumber dari mata air hutan Kerawak.  

13. Mengagumi Stalaktit dan Stalagmit di Gua Maharani, Lamongan

Foto: Okezone

Masuk dalam kategori gua kapur, Gua Maharani populer dengan keberadaan stalaktit dan stalagmit aktif yang memesona. Konon, kecantikannya bahkan bisa disandingkan dengan Gua Altamira (Spanyol), Gua Mammoth (Amerika Serikat), dan Gua Coranche (Prancis). Nah, setelah puas mengagumi Gua Maharani, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke makam Sunan Drajat dan Sunan Sendang Duwur--tokoh penyebar agama Islam--yang lokasinya tidak jauh dari sana.

14. Bersenang-senang di Wisata Bahari Lamongan, Lamongan

Foto: www.sosialberita.net

Wisata Bahari Lamongan (WBL) merupakan satu destinasi populer jalur Pantura, lebih tempatnya di antara Surabaya dan Tuban. Hampir serupa dengan Dunia Fantasi (Dufan), Jakarta--di sana Anda bisa menikmati banyak wahana. Ini mencakup Istana Bawah Laut, Gua Insectarium, Space Shuttle, Anjungan Wali Songo, Texas City, Paus Dangdut, Tembak Ikan, Rumah Kaca, dan masih banyak lagi.

15. Santai Sejenak di Telaga Ngipik, Gresik

Foto: www.antarajatim.com

Popularitas Kota Gresik tidak hanya terletak pada produk semen yang mendunia. Sebagai satu destinasi liburan, Gresik punya satu ruang terbuka hijau yang sejuk, pun Telaga Ngipik yang memesona. Setidaknya, ada beragam aktivitas yang bisa Anda lakukan di sana, seperti istirahat, memancing, atau justru sekadar berjalan-jalan. 

16. Menjelajah di Monumen Kapal Selam, Surabaya

Foto: Wikipedia

KRI Pasopati 410 merupakan kapal selam buatan Rusia, yang telah digunakan oleh Angkatan Laut RI sejak tahun 1962. Ukurannya yang besar, menjadikan kapal selam ini lantas dijadikan monumen--sekaligus tempat "menyimpan" memori perkembangan angkatan laut di Indonesia. Bukan hanya berkeliling dan melihat isinya, Anda juga akan menyaksikan beberapa video dokumenter yang bercerita tentang sejarah KRI Pasopati 410 dan Angkatan Laut RI.

 

Previous Article
Cara Mudah Pelesir Singkat ke Sukabumi
Cara Mudah Pelesir Singkat ke Sukabumi

Dari Jakarta, perjalanan Anda akan dimulai dengan menaiki commuter line menuju Stasiun Bogor.

Next Article
Di Mana Belanja Lebaran yang Enggak Bikin Dompet Jebol?
Di Mana Belanja Lebaran yang Enggak Bikin Dompet Jebol?

Want more?

Visit our site

Discover