Senang-senang Sambil Belajar, Inilah Delapan Manfaat Outbound untuk Si Kecil

September 20, 2017 Chatarina Komala

Kerap kali dilakukan di alam bebas, outbound bisa jadi momentum bagi si kecil, untuk seru-seruan bareng keluarga, maupun teman sebaya. Adapun biasanya, kegiatan yang dilakukan bersifat interaktif, penuh tantangan, memacu adrenalin—namun tetap santai.

Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari outbound. Bagi anak-anak, ini bsia mengasah aspek kognisi dan motoriknya, hingga kemampuan bersosialisasi dengan orang lain. Lantas, adakah manfaat lainnya?

  

Baca juga:

 

1. Menghilangkan Penat

Ilustrasi:  www.tripadvisor.com

Konsep outbound biasanya dirancang dengan sejumlah kegiatan yang interaktif dan menyenangkan. Berkebalikan dengan proses belajar yang mungkin telah mereka dapatkan dari sekolah. Pun itu sebabnya, mengajak si kecil untuk bermain dan berpartisipasi dalam seluruh rangkaian outbound, bisa menjadi ajang hiburan yang menghilangkan penat.

2. Membuat Berani

Ilustrasi: www.p-wec.org

Kita tahu, mayoritas permainan outbound melibatkan aktivitas yang menantang dan memacu adrenalin. Selain meningkatkan gairah, melalui outbound, si kecil akan diajarkan untuk berani menghadapi tantangan sesulit apa pun.

3. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Ilustrasi: www.tripadvisor.com

Bagaimanapun, berhasil menaklukan, atau setidaknya menghadapi satu tantangan, membantu meningkatkan kebanggaan dan rasa percaya diri. Hal ini penting sebagai “bekal” mereka di waktu yang akan datang.

4. Melatih Kemampuan Bersosialisasi

Ilustrasi: www.alwaysoutbound.com

Beberapa kegiatan outbound harus dilakukan dengan bantuan orang lain. Inilah kesempatan bagi mereka, untuk bisa berkomunikasi dan melakukan koordinasi.

5. Membangun Kerja Sama

Ilustrasi:www.marlionllc.com

Umumnya, kegiatan outbound dilakukan secara berkelompok. Di sanalah, dibutuhkan kerja sama dan koordinasi antaranggota, supaya bisa tetap kompak dan menyelesaikan permainan dengan baik.    

6. Menjadi Mandiri

Ilustrasi: www.tripadvisor.co.nz

Saat mengikuti outbound, orang tua tidak diperkenankan campur tangan untuk membantu anak-anaknya. Apa pun kondisinya, mereka harus menyelesaikan permainan dengan caranya masing-masing.

7. Merangsang Kecerdasan

Ilustrasi: www.kulinerdanhotel.com 

Permainan-permainan outbound, tidak dirancang sembarangan. Beberapa di antaranya, membutuhkan kreativitas, ketangkasan, dan kecerdasan majemuk meliputi: musik, kinestetik, visual-spasial, interpersonal, emosional, logika, hingga kemampuan berbahasa yang baik.

 

Baca juga:

 

8. Mendorong Kemampuan Motorik

Ilustrasi: www.tripadvisor.co.nz

Kegiatan outbound pastilah melibatkan banyak gerakan fisik. Ini meliputi memanjat, berlari, mendorong, mengangkat, atau menarik. Di sisi lain, outbound juga membantu melatih keseimbangan tubuh dan konsentrasi anak. 

Adapun outbound bukan hanya dapat dilakukan di alam terbuka saja, lho. Nah, bagi Anda yang tinggal di Bandung, atau punya rencana pergi ke sana, bisa mengajak si kecil untuk seru-seruan outbond di Next Level Outbound Indoor Adventure. 

Dapatkan kupon beli 1 tiket bermain, diskon 50%. Lihat informasi detailnya, di sini.

 

 

 

Previous Article
15 Karya Arsitektur Megah yang Terinspirasi dari Alam
15 Karya Arsitektur Megah yang Terinspirasi dari Alam

Inspirasi untuk selalu berkarya, bisa datang dari mana saja. Tidak terkecuali, alam. Berikut adalah 16 kary...

Next Article
Menyambangi 18 Destinasi Wisata Populer di Batam
Menyambangi 18 Destinasi Wisata Populer di Batam

Dijuluki “Kota Industri”, salah banget jika Anda berpikir, tidak ada tempat yang bisa dikunjungi atau di...

Want more?

Visit our site

Discover