Pulau Lanjukang, Keindahan Alam Sulawesi yang Tersembunyi

December 16, 2014 pegipegi

Wilayah Indonesia Timur kini sedang menjadi pusat perhatian berkat beberapa spot wisatanya yang ternyata tak kalah ‘sadis’ dibandingkan tempat wisata populer seperti Bali atau Yogyakarta. Sayangnya, kebanyakan spot wisata terindah justru terletak jauh dari keramaian, tersembunyi di antara sapuan gelombang laut dan nyaris terlupakan karena letaknya yang berada di perbatasan Tanah Air.

repyssa.blogspot.com

repyssa.blogspot.com

Kali ini Pegipegi akan mengajak kamu berpetualang ke salah satu pulau terluar di wilayah Indonesia Timur yang bernama Pulau Lanjukang. Secara geografis pulau ini masih termasuk wilayah Kota Makassar, meski letaknya sekitar 40 km dari pusat kota. Pulau Lanjukang adalah salah satu di antara gugusan Kepulauan Spermonde yang saat ini menjadi primadona pariwisata Sulawesi. Beberapa pulau lain di Kepulauan Spermonde, seperti Pulau Samalona dan Pulau Kodingareng Keke udah pernah diulas oleh Pegipegi beberapa waktu lalu.

Nama lain Pulau Lanjukang di antaranya adalah Lanyukang atau Laccukang. Nama-nama ini katanya sih berasal dari kata ‘lanjutkan’, karena pulau ini sering dijadikan tempat istirahat sementara oleh para nelayan pada saat mereka berlayar mencari ikan. Perairan di sekitar Pulau Lanjukang memang dikenal kaya akan berbagai jenis ikan. Maka nggak heran kalo para nelayan sering mampir kemari sebelum mereka berangkat atau pulang melaut.

mediacari.com

mediacari.com

Transportasi dan Akomodasi

Sayangnya, belum tersedia moda transportasi reguler untuk menuju pulau kecil yang cantik ini, travelers. Untuk mencapainya, pertama-tama kamu harus mendatangi dulu Kota Makassar. Kemudian dari bandara kamu naik angkutan umum atau taksi ke Pelabuhan Paotere, Makassar. Di pelabuhan ini kamu bisa menyewa kapal kayu milik penduduk setempat dengan tarif sebesar Rp 1 juta-1,5 juta untuk perjalanan pulang-pergi. Mahal? Nggak juga sih sebenarnya. Kapal kayu sewaan biasanya bisa memuat 10 orang penumpang. Jadi kamu bisa patungan bersama beberapa turis lain yang mau menyeberang kalo ingin menghemat biaya.

Sebagaimana nasib pulau-pulau terluar lain di Indonesia, fasilitas umum di Pulau Lanjukang ini masih sangat minim, travelers. Di pulau ini listrik hanya menyala selama beberapa jam saja, yaitu dari jam 17.30-21.00 WITA. Sedangkan untuk air bersih diambil dari sumur air payau yang ada di bagian tengah pulau. Saran Pegipegi, tinggalkan aja smartphone kamu karena itu nggak akan berfungsi di sini. Sebaliknya, bawalah persediaan losion anti nyamuk untuk supaya kamu bisa tidur nyenyak tanpa gigitan nyamuk.

amaliarosadotcom.wordpress.com

amaliarosadotcom.wordpress.com

Pulau Lanjukang juga belum dilengkapi dengan fasilitas dermaga untuk kapal berukuran besar. Meski begitu, sudah ada dua buah resort semi permanen yang didirikan untuk para turis yang ingin menginap di pulau ini. Pastikan kamu sudah menyiapkan stok makanan serta air minum yang cukup jika benar-benar ingin menikmati kesunyian yang menentramkan di pulau ini.

Kegiatan Seru di Pulau Lanjukang

Pantai Pulau Lanjukang yang berpasir putih masih bersih dari sampah plastik. Airnya jernih dan membius mata karena gradasi warna unik sesuai tingkat kedalamannya. Pasti kamu betah duduk-duduk di sini sambil membiarkan angin sepoi-sepoi menerpa wajah. Gemerisik daun-daun dari pepohonan sekitar yang didominasi pohon kelapa dan pohon pisang akan menambah syahdunya suasana, dan kamu pun akan malas untuk pulang.

sexybeautytraveler.wordpress.com

sexybeautytraveler.wordpress.com

Pulau Lanjukang juga masih memiliki hamparan terumbu karang yang masih perawan, rumah bagi aneka jenis ikan yang mungkin hanya bisa kamu lihat di televisi atau internet. Inilah tempat yang wajib kamu kunjungi kalo kamu hobi snorkeling! Kamu juga bisa melakukan hal lain seperti berjalan-jalan ke kawasan perkampungan Pulau Lanjukang dan berkenalan dengan penduduk asli pulau ini.

Saat ini Pulau Lanjukang ditinggali sekitar 15 kepala keluarga dengan jumlah total 50 orang. Mereka memiliki ciri-ciri fisik yang unik, yaitu berbadan kerdil, berpunggung bungkuk dan rambut yang jarang. Orang-orang Makassar mengatakan bentuk fisik itu adalah akibat pernikahan incest (saudara sekandung) yang dilakukan oleh para pendahulu mereka. Anak-anak penduduk asli juga tidak bersekolah, karena tidak ada sekolah didirikan di sana.

littlenomadid.blogspot.com

littlenomadid.blogspot.com

Don’t judge a book from its cover, tampaknya berlaku sahih buat warga asli Pulau Lanjukang, travelers. Meski penampilannya dipandang sebelah mata, mereka sangat ramah kepada para turis. Bahkan mereka bersedia berbagi makanan, dan meminjamkan toilet mereka untuk digunakan wisatawan. Penduduk asli Pulau Lanjukang juga senang mengobrol dan kamu bisa menjadikan mereka sebagai teman untuk dikenang seumur hidup!

Akhirilah petualangan kamu di pulau sunyi ini dengan memandangi keindahan matahari terbenam, sambil menikmati secangkir kopi atau sepotong ikan bakar, travelers. Di pulau ini kamu akan menyadari bahwa hidup dalam kesunyian di alam selama beberapa saat sama berartinya dengan hidup dalam keramaian selama berjam-jam, atau bahkan bertahun-tahun.

Siap berpetualang di alam yang sunyi? Kemasi ranselmu dan segera pesan tiket ke Makassar di Pegipegi.

Read more...

Previous Article
Menikmati Kebersamaan di Taman Jomblo Bandung
Menikmati Kebersamaan di Taman Jomblo Bandung

Travelers, kamu baru bubaran dari do’i dan sekarang lagi menyandang status...

Next Article
Keindahan Kota-kota di Indonesia pada Malam Hari
Keindahan Kota-kota di Indonesia pada Malam Hari

Travelers, salah satu hal yang banyak dicari orang saat jalan-jalan adalah...