Sehari Di Puncak Kalibiru yang Penuh Candu

November 5, 2017 Chatarina Komala

Foto:  www.detikpiknik.blogspot.co.id

Banyak cara yang bisa dilakukan ketika Anda jadi penikmat. Salah satunya, mengubah perspektif dalam memandang hal. Cobalah berkunjung ke Wisata Alam Kalibiru, Yogyakarta. Memandangi hijaunya perbukitan Menoreh yang mengapit Waduk Sermo di tengah-tengahnya, seolah mengantarkan Anda pada rasa syukur yang masih sama. Indonesia memang selalu indah adanya.

 

Baca juga:

5 Wisata Alam di Yogyakarta Tak Banyak Orang Tahu Sebelumnya

5 Tempat di Yogyakarta Ini HARUS BANGET Didatangi Perempuan Petualang Kayak Kamu

Selalu Ada Yang Baru Yang Membuatmu Jatuh Cinta Pada Yogyakarta

 

Sebagai salah satu destinasi wisata, Kalibiru memang tergolong baru. Lokasi wisata ini bahkan populer seiring maraknya pengguna media sosial, Instagram. Wisata Alam Kalibiru sendiri terletak di Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Letaknya, tepat di sebelah barat kota Yogyakarta, dengan jarak kurang lebih 40 km, di kawasan perbukitan Menoreh, pada ketinggian 450 mdpl. Tidak perlu pusing-pusing melirik GPS, sebab ada papan penunjuk jalan dengan patokan Waduk Sermo, terpampang jelas di titik tertentu. Namun, bila masih kurang jelas, Anda juga bisa, lho, bertanya pada penduduk setempat. Dijamin, mereka akan siap menunjukkan arah dengan senang hati.  

Sebelum sampai di pintu masuk, Anda akan disuguhi jalan-jalan sempit, berliku, serta belokan cukup tajam yang harus dilewati. Sebaiknya, pastikan dulu kendaraan yang digunakan dalam kondisi prima, terutama rem yang harus benar-benar dalam keadaan baik untuk perjalanan naik-turun gunung. Namun, belum cukup adrenalin teruji, pengunjung wajib berhati-hati, sebab jalanan yang dilalui pun menanjak cukup curam. Siap-siap menahan napas begitu tahu, ada tanjakan yang sudut kemiringannya di bawah 30◦! 

Berdasarkan lokasinya, Desa Wisata Kalibiru merupakan kawasan hutan yang dibangun dan dikelola atas inisiatif masyarakat di sekitar hutan. Dahulu, wilayah tersebut adalah hutan lindung milik negara. Masyarakat sekitar ingin agar hutan tetap hijau, sejuk, dan asri. Karenanya, dibangunnya Desa Wisata Kalibiru ini tidak terlepas dari peran masyarakat dalam memulihkan keadaan hutan yang dulunya bahkan tandus.  

Dari tahun ke tahun, segala fasilitas penunjang terus dilengkapi. Fasilitasnya tergolong lengkap, mulai dari tempat makan, penginapan, ruang pertemuan, masjid, toilet, dan lain sebagainya. Sebelum menikmati keindahan Kulon Progo dari ketinggian, Anda juga wajib berjalan menanjak kurang lebih sepanjang 200 meter. Cukup membuat nafas tersengal, bagi yang tidak biasa. Namun, segalanya akan terbayar dengan pemandangan yang akan didapatkan ketika sampai di Puncak Kalibiru.

Hamparan perbukitan hijau Menoreh yang berlapis-lapis siap menyejukkan mata. Di tengah-tengahnya, waduk Sermo yang luasnya sekitar 7 hektare terapit dengan manis. Jika cuaca cerah, Anda bahkan bisa melihat putihnya ombak Pantai Selatan yang bergulung-gulung dari kejauhan.  

Segalanya jadi terasa lengkap dengan menyaksikannya langsung dari beberapa gardu pandang yang tersedia di atas puncak. Tidak heran, selain kecantikan lanskap perbukitan Menoreh, Kalibiru juga menjadi incaran pemburu sunset maupun sunrise.

Banyak orang bilang, kawasan Desa Wisata Kalibiru ini sangat cocok dikunjungi pada sore hari. Dipayungi teduhnya pepohonan pinus, semilir angin sejuk, serta pemandangan indah yang terhampar, dijamin, segala kepenatan rasanya hilang sudah. Namun, bagi yang tak ingin kehilangan kesempatan menikmati momentum Matahari muncul hingga kembali ke peraduan, diajurkan untuk mencicipi pondok penginapan bernuansa Jawa yang ada. Desainnya sendiri terinspirasi dari bentuk rumah kampung Jawa, yang didominasi oleh kayu. Tidak heran, kesan klasik dan tradisional akan terasa sangat kental di sini.

 

Baca juga:

Hotel Baru Dengan Desain Unik di Yogyakarta

Semua Hotel di Yogyakarta Ini Rasa Bintang 5!

Siapa Sangka, 3 Water Activities Ini Bisa Dilakukan di Yogyakarta

 

Bagi yang hobi kegiatan outdoor, ada pula fasilitas outbond harga terjangkau yang bisa Anda coba. Namun, disarankan untuk tidak datang di akhir pekan, ya. Kabarnya, saking terkenalnya, di hari-hari libur, pengunjung yang datang bisa mencapai 1.000 orang dalam satu hari. Alih-alih menghilangkan penat, yang ada pikiran jadi tambah stres!

Info tambahan:

Tiket masuk: Rp5.000

Outbond: Rp35.000

Foto berlatar waduk Sermo: Rp10.000

Previous Article
 Membeli Oleh-Oleh Juga Ada Seninya, Lho!
Membeli Oleh-Oleh Juga Ada Seninya, Lho!

Tidak dapat dimungkiri, pertanyaan oleh-oleh kerap muncul ketika seseorang ingin bepergian.

Next Article
Yuk, Jalan-jalan ke Lima Destinasi Wisata Sejarah di Surabaya
Yuk, Jalan-jalan ke Lima Destinasi Wisata Sejarah di Surabaya

Want more?

Visit our site

Discover