Ketahui Enam Vaksin Wajib untuk Liburan Berikut!

December 13, 2017 Chatarina Komala

Ilustrasi: www.globaltraveler.com

Tidak banyak orang tahu, imunisasi atau vaksin merupakan hal wajib yang harus dilakukan saat akan memulai perjalanan ke luar negeri. Asalnya, ada beberapa negara yang berpotensi menularkan virus maupun infeksi bagi pengunjungnya. Nah, biasanya hal ini banyak berlaku pada tipe negara berkembang--meski tidak menutup kemungkinan penularan virus ada di negara lain.

Agar perjalanan jadi nyaman, tidak ada salahnya membentengi diri dengan sejumlah perlindungan. Perihal virus, Anda bisa segera mengatur jadwal vaksin sebelum keberangkatan. Di sisi lain, penting pula untuk tetap menjaga kesehatan dan sistem kekebalan tubuh yang baik. Konsultasikan lebih dulu soal riwayat kesehatan dan pilihan vaksin yang tepat dengan dokter maupun tenaga ahli.  

Adapun berikut delapan vaksin liburan yang harus Anda lakukan sebelum bepergian ke luar negeri. Masing-masing negara, tentu membutuhkan jenis vaksin yang berbeda pula. Apa saja?

 

Baca juga:

 

1. Hepatitis A

Biasanya, vaksin ini direkomendasikan untuk semua orang yang berusia lebih dari satu tahun. Idealnya, vaksin ini diberikan minimal dua minggu sebelum keberangkatan; dan diulangi enam minggu hing ga satu tahun setelah kepulangan.

Adapun vaksin ini penting, mengingat hepatitis A merupakan penyakit yang ditularkan secara fecal-oral, sehingga setiap orang berpotensi tertular virus melalui makanan atau air yang terkontaminasi.

 

2. Hepatitis B

Bagi yang belum mendapatkan vaksin jenis ini, Anda bisa mendapatkan vaksin sebanyak tiga kali (secara berurutan) selama enam bulan. Jenis vaksin ini amat dianjurkan bagi orang yang berpotensi melakukan kontak berisiko (darah atau seksual), gemar menato atau menindik bagian tubuh, bepergian untuk melengkapi prosedur medis, serta pekerja di bidang kesehatan.

 

3. Influenza

Kendati sering dianggap remeh, ada baiknya Anda mendapatkan vaksinasi virus influenza. Biasanya, jenis vaksin ini akan terus diperbarui setiap tahunnya; dan disesuaikan dengan lokasi tujuan Anda.

 

4. Tifoid

Bagi Anda yang akan berkunjung ke area endemis, ada baiknya mendapatkan vaksin tifoid setidaknya dua sampai tiga minggu sebelum keberangkatan.

 

5. Meningitis

Sesuai namanya, vaksin ini diperuntukkan bagi siapa pun yang akan bepergian ke wilayah berisiko tinggi. Ini mencakup sebagian negara-negara di Afrika, hingga Arab Saudi. Tidak heran, calon peserta umrah maupun ibadah haji kerap diwajibkan untuk mendapatkan prosedur vaksin meningitis sebelum keberangkatan.

 

Baca juga:

 

6. Yellow Fever

Inilah vaksin wajib yang dibutuhkan ketika akan bepergian ke daerah tertentu di Afrika--seperti Ethiopia, Sudan, Nigeria, hingga Amerika Selatan. Selain mampu meminimalkan risiko terjangkit penyakit, setelah menerima vaksin Anda juga akan mendapatkan sertifikat vaksinasi internasional dengan masa berlaku sepuluh tahun.

  

Previous Article
Delapan Rekomendasi Tempat Liburan Anak di Jakarta
Delapan Rekomendasi Tempat Liburan Anak di Jakarta

Bersenang-senang dengan si kecil, enggak harus berupa liburan ke luar kota. Ada banyak sekali rekomendasi t...

Next Article
Kampung Warna-warni yang Instagenic di Indonesia
Kampung Warna-warni yang Instagenic di Indonesia

Mengunjungi dan berfoto dengan latar beberapa kampung cantik ini, bisa bikin Anda banjir likes, lho.

Want more?

Visit our site

Discover