Berkunjung ke 15 Negara dengan Perayaan Natal Terunik

December 22, 2017 Chatarina Komala

Hari Raya Natal bukan hanya milik beberapa bagian negara saja. Di berbagai belahan dunia, ada banyak negara maupun masyarakat yang merayakan hari raya ini. Nah, jika Anda menginginkan pengalaman merayakan Natal dengan tradisi yang unik dan berbeda, tidak ada salahnya mengunjungi sepuluh negara berikut.

 

Baca juga:

 

1. Austria

Ilustrasi: www.theatlantic.com

Hari Raya Natal mungkin sarat dengan tokoh Sinterklas. Nah, di Austria, sosok dermawan yang gemar memberi hadiah kepada anak baik ini juga punya “kebalikan”. Namanya, Krampus. Nah, berbeda dengan Sinterklas, Krampus inilah yang lantas akan mendatangi dan menghukum anak-anak nakal. Sosoknya, kerap kali digambarkan menyerupai monster, berkulit hitam, dan bertanduk.

 

2. Catalunya

Ilustrasi: www.bizflats.com

Ada satu tradisi unik di Catalunya, namanya Tio de Nadal (batang kayu Natal). Nah, ketika hari Natal tiba, warga Catalunya akan memukuli kayu yang sudah dihias sampai hancur. Biasanya, kayu-kayu ini akan diberi gambar wajah dan topi. Di dalamnya, akan ada beragam permen, kacang, dan buah yang akan menyembur ke luar ketika kayu dihancurkan.

 

3. Ukraina

Ilustrasi: www.kyiv.cool 

Sama seperti perayaan Natal pada umumnya, di Ukraina, Anda akan menjumpai beragam pohon dan pernak-pernik khas Natal. Namun, jika biasanya Anda menghias pohon Natal dengan lampu, lonceng, atau ikon Sinterklas, masyarakat Ukraina akan menghias pohon natalnya dengan jaring, patung, atau mainan laba-laba. Konon, beredar mitos setempat tentang keberadaan laba-laba sakti yang mampu mengeluarkan jaring yang berubah menjadi logam mulia. Nah, masyarakat Ukraina percaya, jaring itulah yang menjadi simbol kemakmuran di tahun berikutnya.

 

4. Amerika Serikat

Ilustrasi: www.triptyme.com

Perayaan Natal di Amerika Serikat akan diwarnai dengan acara tukar kado, saling memberi kartu ucapan, menghias rumah dengan pernak-pernik natal, hingga aneka pohon natal. Adapun selain itu, masyarakat Kristen di Amerika Serikat juga akan mengadakan pesta jamuan makan malam dengan keluarga atau orang terdekat.

 

5. Tiongkok

Ilustrasi: www.christmas.lovetoknow.com 

Menjelang Natal, masyarakat Tiongkok akan menghias rumahnya dengan menggunakan lentera dan kertas. Adapun perayaan ini akan memuncak di tahun baru, manakala setiap anak-anak akan mendapatkan beragam hadiah seperti baju baru, mainan, makanan mewah, hingga pesta kembang api.

 

6. Norwegia

Ilustrasi: www.pandotrip.com 

Ketika malam Natal tiba, masyarakat Norwegia percaya, semua roh jahat dan kekuatan sihir hitam akan keluar dan berkeliaran. Itu sebabnya, pada momen tersebut, masyarakat Norwegia akan menyembunyikan sapu sebelum tidur. Tujuannya, agar penyihir yang ke luar tidak bisa menemukan sapu untuk menggunakan kekuatan jahatnya. Selain itu, para pria Norwegia juga akan begadang dan ke luar rumah untuk menembakkan senapan ke arah langit. Tujuannya, untuk menakuti dan mengusir roh-roh jahat yang berkeliaran.

 

7. Alaska

Ilustrasi: www.greatamericancountry.com

Perayaan Natal di Alaska akan dimulai setelah perayaan Thanksgiving. Biasanya, mereka akan mengawali euforia dengan berkumpul di jalan utama kota sembari menari dan menikmati suasana. Anak-anak juga akan membawa bintang Natal tradisional yang diikat di tiang, menyanyi lagu natal, sembari berjalan dari satu rumah ke rumah lainnya. Nah, sebagai hadiah, pemilik rumah akan berbagi beebrapa hadiah seperti kue, permen, donat, hingga kue ikan. Adapun perayaan Natal akan berlangsung cukup lama, yakni hingga 6 Januari.

 

8. Ethiopia

Ilustrasi: www.buzzethiopia.com

Di Ethiopia, perayaan Natal lazim disebut Ganna, dan dirayakan tanggal 7 Januari. Saat kebaktian berlangsung, mereka akan membawa sebuah lilin menyala mengitari gereja sebanyak tiga kali. Adapun di waktu yang sama, perempuan dan laki-laki akan berdiri terpisah selama tiga jam. Setelahnya, barulah masyarakat Ethiopia akan menggelar makan malam bersama dengan menu tradisional.

 

9. Jerman

Ilustrasi: www.theholidayspot.com

Di Jerman, perayaan Natal sarat dengan keberadaan Christbaumgeback. Ini merupakan sebuah adonan putih yang akan dibentuk sedemikian rupa, dipanggang, lalu digunakan untuk menghias pohon Natal.

 

10. Irlandia

Ilustrasi: www.yourirish.com

Masyarakat Irlandia akan merayakan Natal dengan menyalakan lilin di ruangan rumah. Terdapat satu aturan, lilin tersebut haruslah dinyalakan oleh anak terkecil di keluarganya. Adapun lilin tersebut akan diletakkan di jendela yang besar dan harus dijaga agar tetap menyala semalaman.

 

11. Italia

Ilustrasi: www.walksofitaly.com

Di Italia, akan dilangsungkan sebuah parade di mana perempuan akan berpakaian seperti La Befana. La Befana merupakan sosok yang dikisahkan ditemui oleh Tiga Pria Bijak untuk melihat bayi Yesus pertama kali. Adapun sosok La Befana ini akan mengenakan baju terusan dan kerudung, juga sapu ijuk sebagai “kendaraan” untuk pergi menemukan bayi Yesus.

 

12. Australia

Ilustrasi: www.ausphin.com.au

Jika di banyak negara, Natal jatuh di musim dingin, yang terjadi di Australia justru sebaliknya. Natal di sana, selalu bertepatan dengan musim panas. Itu sebabnya, perayaan selalu dilakukan di kolam renang, pantai, atau justru pusat perbelanjaan. Nah, untuk lebih memeriahkan perayaan Natal, akan dilakukan olahraga kriket dan lomba dayung.

 

13. Jepang

Ilustrasi: www.wowsabi.co 

Di Jepang, KFC (Kentucky Fried Chicken) merupakan santapan wajib yang harus ada dalam perayaan Natal. Tradisi tersebut bahkan sudah ada sejak tahun 1970-an. Kabarnya, kebiasaan makan KFC pada Natal ini bermula dari iklan yang menyiratkan bahwa orang-orang Amerika mengonsumsi KFC untuk perayaan Natal.

 

14. Irak

Ilustrasi:  www.images.indianexpress.com

Di malam Natal, warga Irak  yang merayakan Natal akan berkumpul dan saling bergandengan sembari menyalakan lilin. Adapun setelahnya, akan dibacakan cerita tentang Yesus yang diikuti dengan melakukan pembakaran duri-duri dari semak. Nah, jika duri-duri tersebut terbakar dan berubah menjadi abu, ini artinya keberuntungan akan menghampiri mereka di tahun depan.

 

Baca juga:

 

15. India

Ilustrasi: www.indianexpress.com

Tidak seperti negara lain yang menggunakan pohon pinus sebagai pohon Natal, di India--orang-orang cenderung menggunakan pohon mangga atau pisang.

 

Previous Article
 Jenis Obat-obatan Ini Harus Anda Bawa Saat Liburan
Jenis Obat-obatan Ini Harus Anda Bawa Saat Liburan

Apa saja obat-obatan yang harus Anda bawa ketika liburan?

Next Article
Ini Dia Beberapa Cara Mengatasi Jenuh Akibat Macet!
Ini Dia Beberapa Cara Mengatasi Jenuh Akibat Macet!

Kendati menyenangkan, perjalanan liburan akhir tahun bisa jadi satu momen yang menyebalkan. Penyebabnya apa...

Want more?

Visit our site

Discover