10 Destinasi Wisata Ini Menunjukkan Pekalongan Bukan Hanya Soal Batik!

January 25, 2018 Chatarina Komala

Anda mungkin mengenal Pekalongan sebagai “Kota Batik”. Maklum saja, sebuah kota yang berada di Jawa Tengah ini memang menjadi salah satu produsen batik yang cukup populer. Bahkan, hasil kerajinan ini sudah tersebar dan dijual di berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara.

Namun, berkunjung ke Kota Pekalongan bukan hanya soal menikmati kerajinan batiknya. Lebih dari itu, Pekalongan juag memiliki beragam destinasi alam dan budaya yang tidak kalah menarik, lho. Apa sajakah?

 

1. Pantai Slamaran Indah

Foto: www.pekalongankota.go.id

Inilah salah satu destinasi wisata pantai yang bisa Anda kunjungi saat berada di Pekalongan. Letaknya ada di kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan. Kendati berukuran kecil, pemandangannya tidak kalah cantik, lho. Apalagi, pantai ini juga dilengkapi dengan bebatuan yang berfungsi sebagai pembatas ombak.

Satu hal yang khas di pantai ini, yakni soal mitos yang berlaku di masyarakatnya. Konon, pantai cantik ini merupakan kerajaan Dewi Lanjar. Itu sebabnya, pada waktu-waktu tertentu--Anda bisa menjumpai pengunjung yang melakukan ritual penghormatan kepada Dewi Lanjar ini.

 

2. Pantai Pasir Kencana

Foto: www.ngadem.com

Tidak jauh dari Pantai Slamaran Indah, ada pula Pantai Pasir Kencana yang hanya berjarak sekitar empat kilometer dari pusat kota. Selain menikmati keindahan pantai, di kompleksnya--Anda juga bisa mengunjungi akuarium besar (seperti Seaword, Jakrta) yang memuat ragam koleksi biota laut.

Adapun fasilitas yang disediakan tergolong lengkap, seperti halnya musala, warung makan, toilet, hingga area bermain untuk anak-anak.

 

3. Pantai Depok

Foto: www.wisatadanhotelmurah.com

Sebetulnya, Kota Pekalongan merupakan salah satu kota pelabuhan di jalur Pantura. Pun itu sebabnya, ada banyak destinasi wisata pantai yang bisa Anda kunjungi di sana. Adapun destinasi pantai ketiga yang layak Anda kunjungi, yakni Pantai Depok.

Tidak seperti dua pantai sebelumnya, pantai ini tergolong masih asri. Di sekitarnya--Anda bisa menjumpai pepohonan kelapayang tumbuh dengan subur. Menariknya, ombak di pantai ini juga cenderung ramah dan tenang, sehingga cocok digunakan untuk berenang.

 

4. Pantai Wonokerto

Foto: www.cintapekalongan.com

Jika ingin menikmati momentum Matahari tenggelam, segeralah beralih ke Pantai Wonokerto, Pekalongan. Letaknya, sekitar 20 menit berkendara dari jalur Pantura. Tidak perlu khawatir, aksesnya pun mudah.

Di pantai ini, Anda juga bisa menjumpai lokasi pelelangan ikan. Jadi, kalau lapar sudah melanda--bisa langsung membeli ikan segar yang dipanen dari nelayan setempat. Jika datang di waktu yang tepat, Anda juga bisa, lho, menyaksikan acara nyadran--sebentuk rasa syukur para nelayan atas hasil laut yang melimpah.

 

5. Watu Ireng

Foto: www.cintapekalongan.com

Selesai jalan-jalan pantai, Anda bisa langsung melangkahkan kaki mengunjungi Watu Ireng di Desa Lambur, Kandang Serang, Pekalongan. Sebetulnya lokasi ini merupakan bukit seluas 2 hektare yang terdiri atas batu tunggal (monolit) yang sangat keras dan berwarna hitam). Nah, salah satu keunikan yang bisa Anda temukan di sana, yakni bunyi mirip gong yang muncul ketika Anda menghentakkan kaki di atas bukit. Adapun bunyi tersebut dipercaya berasal dari seperangkat gamelan dan pusaka kuno yang ada pada goa di dasar bukit.

 

6. Curug Muncar

Foto: www.indolah.com

Panas-panas berwisata, saatnya menyegarkan diri di Curug Muncar. Lokasinya ada pada ketinggian 1.249 mdpl. Tidak heran, selain menikmati wisata curug, Anda juga bisa menikmati pemandangan sekitar berupa lereng-lereng gunung yang cantik. Namun, untuk mencapai curug ini, Anda memang membutuhkan sedikit perjuangan, sebab medan yang ditempuh cukup berliku.

Adapun curug ini berada di Desa Curug Muncar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan. Anda bisa mengaksesnya dengan berkendara sejauh 30 kilometer dari Kajen, Ibu Kota Kabupaten Pekalongan.

 

7. Puncak Hanoman

Foto: www.jalanwisata.id

Berketinggian 1.697 mdpl, Puncak Hanoman jadi satu alternatif Anda yang pengin naik gunung landai. Letaknya, ada di puncak Gunung Kendalisodo, Kabupaten Pekalongan. Namun, kendati tidak terbilang tinggi, perjalanan akan cukup menantang karena jalur yang terjal.

 

8. Gunung Rogojembangan

Foto: www.pecintakaldera.blogspot.co.id

Selain Puncak Hanoman, ada pula Gunung Rogojembangan yang memiliki ketinggian 2.117 mdpl. Untuk menuju puncaknya, Anda bisa memulai pendakian dari Desa Gumelem, Kecamatan Patungkriyono, Kabupaten Pekalongan. Nah, selain panorama khas pegunungan yang cantik, Anda juga bisa mengunjungi Curug Muncar yang ada di lerengnya.

 

9. Desa Wisata Lolong

Foto: www.tukangjalanjajan.com

Satu keunggulan dari Desa Wisata Lolong yakni wisata petualangan. Tidak hanya arung jeram di Sungai Singkawang, melainkan juga fasilitas outbond, jungle tracking, tubing, rafting, hingga kamping. Airnya jernih dan memiliki arus yang cukup deras. Nah, di musim hujan, desa ini juga kaya akan hasil panen durian yang lezat. Jika beruntung, Anda bahkan bisa menikmati buah durian sepuasnya di festival buah.

 

10. Curug Bajing

Foto: www.zonalibur.com

Berlokasi di Desa Tlogopakis, curug ini ada di ketinggian 1.300 mdpl. Suasananya masih asri dan belum banyak pembangunan dilakukan. Hanya saja, aliran air yang jatuh pada ketinggian 70 meter ini terbilang cukup deras. 

Previous Article
Jalan-jalan ke Batu, Malang, Yuk, Mampir ke 6 Tempat Ini!
Jalan-jalan ke Batu, Malang, Yuk, Mampir ke 6 Tempat Ini!

Nuansa sejuk dan tenang Kota Batu menjadi alasan, mengapa wisatawan tidak henti-hentinya berkunjung ke sana.

Next Article
11 Galeri Seni di Jakarta yang Wajib Anda Kunjungi!
11 Galeri Seni di Jakarta yang Wajib Anda Kunjungi!

Bingung memilih destinasi untuk berakhir pekan? Yuk, kunjungi 11 galeri seni di Jakarta berikut!

Want more?

Visit our site

Discover