Tambah Pengalaman Baru Anda dengan Berkunjung ke 8 Desa Unik Dunia

January 30, 2018 Chatarina Komala

Bosan ke destinasi wisata yang itu-itu saja?

Di belahan Bumi yang lain, terdapat beragam tempat unik dan menarik yang layak Anda kunjungi. Pernahkah Anda mendengar tentang desa yang hanya dihuni satu orang? Hal lain, percayakah Anda dengan desa yang memiliki Mataharinya sendiri? Berikut adalah 10 desa paling unik di dunia yang harus Anda kunjungi!

 

Baca juga:

 

1. Nagoro, Jepang

Foto: www,unusualplaces.org 

Desa kecil di Jepang ini amat populer dengan julukan “Lembah Boneka”. Dinamakan demikian, sebab hampir seluruh penduduk desa tersebut adalah boneka. Nagoro sendiri, sebenarnya adalah desa biasa. Hanya saja, semakin lama penduduk di sana semakin berkurang.

Seorang perempuan bernama Ayano Tsukimi lantas membuat satu boneka untuk menggantikan setiap orang yang meninggalkan desa tersebut. Ia membuatnya semirip mungkin, lalu memosisikan boneka-boneka tersebut menyerupai aktivitas manusia aslinya. Ia juga membuat boneka anak-anak dan guru untuk diletakkan di gedung sekolah, rumah, hingga halte bus.

 

2. Viganella, Italia

Foto: www.theatlantic.com

Berada di dasar lembah Piedmont, Provinsi Verbano-Cusio-Ossola, Italia--wajar jika desa ini tidak pernah mendapat asupan sinar Matahari hampir sepanjang tahun. Sebagai akibatnya, di musim dingin--warga di sana harus menghadapi suhu yang amat dingin.

Nah, lantaran tidak pernah disinari Matahari, Giacomo Bonzani--seorang arsitek--mencoba mendatangkan sendiri Matahari bagi masyarakat desa. Ia lantas membuat cermin raksasa yang mampu memantulkan cahaya Matahari ke arah desa.

 

3. Uros, Peru dan Bolivia

Foto: www,incalake.com

Di perbatasan Peru dan Bolivia, Anda bisa menjumpai Pulau Uros--yang sebenarnya merupakan desa terapung yang terbuat dari jerami (berbahan alang-alang bernama totora). Sebagai informasi, di desa ini pulalah suku Uru bermukim.

Kendati sederhana, sebetulnya fasilitas yang ada di desa ini cukup lengkap. Di dalamnya, Anda bisa menjumpai rumah untuk masing-masing keluarga, sekolah, hingga stasiun radio.

 

4. Buford, Colorado

Foto: www.newsfeed.time.com

Jika tadi ada desa yang dihuni oleh boneka, kini Anda bisa mengunjungi Desa Buford, Wyoming, Colorado yang hanya dihuni oleh satu orang.  Mulanya, desa ini memang memiliki jumlah penduduk cukup banyak. Hanya saja, lokasinya yang ada di daerah perbukitan--serta suhu yang terlampau dingin membuat banyak orang akhirnya meninggalkan desa ini. Nah, hanya ada satu orang yang akhirnya tinggal di sana, yakni Don Sammons.

 

5. Novia do Cordeiro, Brazil

Foto: www.epoca.globo.com

Banyak orang menyebut desa ini sebagai desa perempuan Amazon zaman modern. Tidak salah, mengingat desa ini hanya dihuni oleh perempuan.

Setidaknya, ada lebih dari 600 perempuan yang menghuni desa ini. Mayoritas adalah perempuan muda yang cakap dan mandiri. Mereka juga mengerjakan seluruh hal tanpa bantuan laki-laki. Adapun meski beberapa perempuan di sana sudah menikah dan punya keluarga, suami dan anak laki-laki mereka yang sudah dewasa dilarang tinggal di sana. Sebagai gantinya, mereka diperbolehkan pulang di akhir pekan.

 

6. Giethoorn, Belanda

Foto: www.getyourguide.com

Ingin hidup sehat dan nyaman dengan kondisi bebas polusi dan keramaian, cobalah berkunjung ke Desa Giethoorn, Belanda. Di sana, Anda tidak akan menjumpai jalan raya. Sebagai gantinya, ada kanal sepanjang empat kilometer yang berfungsi sebagai akses utama lalu-lalang penghuninya.

 

7. Narcisse, Kanada

Foto: www.naturenorth.com

Dilarang keras menjejakkan kaki ke desa ini, kecuali jika Anda benar-benar berani. Terletak sekitar enam kilometer di utara Pedesaan Narcisse, Kanada--ada Narcisse Snake Pits--yang dihuni ribuan ular.

Ketika musim dingin berlangsung, ular-ular ini akan berhibernasi di dalam gua bawah tanah. Nah, setelah salju mencair--puluhan ribu ular akan keluar dan berjalan-jalan di permukaan tanah untuk melakukan ritual kawin.

 

Baca juga:

 

8. Kasuran, Yogyakarta

Foto: www.krjogja.com

Sekilas, dusun yang terdapat di Desa Margodadi, Sayegan, Sleman ini tidak berbeda dengan dusun yang lain. Hanya saja, ada satu tradisi unik yang berlangsung di sana: tidur tanpa kasur.

Seluruh penduduk di Dusun Kasuran memang tidak tidur di atas kasur. Adapun tradisi ini sudah berlaku sejak zaman dahulu, dan ditaati oleh seluruh lapis masyarakat, mulai dari tua, muda, dan anak-anak. Sebagai gantinya, mereka akan tidur di dipan atau beralaskan tikar.

Previous Article
Brigadoon, Kota Misterius yang Hanya Muncul Seratus Tahun Sekali
Brigadoon, Kota Misterius yang Hanya Muncul Seratus Tahun Sekali

Brigadoon, menjadi sebuah kota legenda yang diketahui hanya muncul selama seratus tahun sekali. Dalam kemun...

Next Article
Merayakan Tahun Baru Imlek di 7 Kota Berikut!
Merayakan Tahun Baru Imlek di 7 Kota Berikut!

Tahun Baru Imlek sebentar lagi. Yuk, nikmati momentumnya dengan mengunjungi beberapa kota berikut!

Want more?

Visit our site

Discover