Memahami Fakta di Balik Mahalnya Pendakian Puncak Carstensz

February 22, 2018 Chatarina Komala

Membutuhkan Rp50 juta hingga Rp90 juta per orang, apa yang membuat pendakian Puncak Carstensz ini begitu mahal?

Sebagai pecinta gunung, Anda   mungkin punya keinginan terpendam: menaklukan titik tertinggi Indonesia, Carstensz Pyramid. Sayangnya, selain kemampuan fisik, keinginan Anda bisa jadi mentok di biaya. Tidak heran, mereka yang ingin menunaikan misi mendaki gunungnya, kerap harus mencari sponsor untuk memenuhi kebutuhan biaya selama di sana. Namun, benarkah pendakian Carstensz hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki banyak uang? Benarkah ada pihak-pihak yang mengambil untung besar dalam pendakian ini?

 

1. Bergantung pada Jalur

Ilustrasi: www.travel.kompas.com

Pendakian menuju titik tertinggi Indonesia ini memang tidaklah mudah dan murah. Berkaca dari banyak pengalaman orang yang sudah mencapai puncak, biasanya harga pendakian bergantung pada jalur yang diambil. Misalnya, untuk jalur Chopper dengan helikopter yang harus merogoh kocek hingga Rp90 juta per orang. Itu pun harus minimal tiga orang...

Adapun seluruh biaya tadi belum termasuk denda, kalau-kalau pendaki tidak ada di titik penjemputan. Sebagai gambaran, biaya satu kali perjalanan helikopter ada di kisaran Rp50 juta hingga Rp60 juta per orang.

 

2. Pendaki Lokal dan Luar Berbeda

Ilustrasi: www.beautifulwashington.com

Selain banyaknya jalur tracking, ada pula biaya berbeda yang ditetapikan pada pendaki lokal dan luar negeri. Untuk jalur tracking minimal enam orang lokal, dibanderol harga Rp60 juta. Sementara itu, untuk pendaki asal luar negeri, paket pendakian Carstensz dijual dengan harga USD10 ribu, atau setara Rp150 juta. Nah, biaya ini sendiri berbeda-beda tiap operator. Ada yang bisa lebih mahal atau murah.

Adapun seluruh biaya tersebut belum termasuk risiko yang harus ditanggung oleh pendaki. Salah satunya, ketika bertemu dengan palang. Palang di sini berarti perampok, atau warga yang punya lahan dan dilewati oleh pendaki. Biasanya, pendaki akan diminta menyerahkan barang miliknya atau membayar Rp1 juta hingga Rp15 juta.

Untuk meminimalkan risiko, mau tidak mau, pendaki haruslah punya cadangan uang. Biaya yang sudah ditetapkan paket, bisa saja bertambah atau justru tidak.

 

3. Banyak Elemen Biaya

Ilustrasi: www.lombokhotelandtravel.com

Pendakian Carstensz bisa jadi pendakian yang mahal dan menguras tenaga. Tidak jarang, sebagian besar orang beranggapan--hal ini disebabkan oleh banyaknya operator yang mengambil untung besar. Padahal, setiap biaya yang dikenakan, memiliki rinciannya masing-masing.

Sebagai gambaran, dalam satu kali pendakian, rombongan pendaki harus menyewa satu pesawat berkapasitas enam orang, dengan kisaran harga Rp40 juta. Biaya ini masih harus ditambah dengan menyewa porter seharga Rp500 ribu per hari, dengan lama pendakian mencapai 14 hari. Jadi, total biaya yang harus dikeluarkan untuk satu orang porter adalah Rp7 juta per hari. Sementara itu, satu orang pendaki haruslah membawa porter sebanyak 3 orang. Adapun seluruh biaya ini belum termasuk sewa helikopter atau risiko membayar saat bertemu dengan palang.

Previous Article
Yuk, Jalan-jalan ke Danau Sentani Jayapura!
Yuk, Jalan-jalan ke Danau Sentani Jayapura!

Jika berkunjung ke Kota Jayapura, silakan melangkahkan kaki menuju Danau Sentani. Ada beragam spot wisata u...

Next Article
Bukan Gurun Sahara, Inilah Tempat Terpanas di Bumi
Bukan Gurun Sahara, Inilah Tempat Terpanas di Bumi

Bukan Gurun Sahara, di manakah tempat terpanas di dunia?

Want more?

Visit our site

Discover