Unik, Ada Museum Bumi Datar di Kanada

March 15, 2018 Chatarina Komala

Teori Bumi datar memang mengundang sejumlah kontroversi. Namun, tahukah Anda--sejumlah penelitian dan bukti Bumi datar rupanya tersimpan rapi di dalam Museum Bumi Datar, Kanada?

Teori mengenai bentuk Bumi yang datar (flat Earth) memang sering kali dianggap muskil. Tidak jarang, orang yang percaya kerap kali disebut gila atau tidak waras. Namun, sebuah museum di Kanada berupaya menunjukkan buktinya kepada dunia. Bagi yang tidak percaya--di sana tersimpan rapi beragam hasil penelitian yang berasal dari lebih satu dekade.

 

Foto: www.leighandfergincanada.wordpress.com

Adapun lokasi museum ini ada di Pulau Fogo, Provinsi Newfoundland, Kanada. Penggagasnya adalah Kay Burns, seorang yang amat percaya pada teori Bumi datar. Sebenarnya, ia juga merupakan seorang seniman sekaligus pedagang dengan rasa keingintahuan yang besar.

 

Foto: www.leighandfergincanada.files.wordpress.com

Memang, ukuran museum ini tidak terlalu luas. Namun, di sana ada banyak sekali hasil-hasil penelitian, foto, tulisan, hingga artefak yang menguatkan bentuk Bumi datar.

 

Mengajak Orang Berpikir Kritis

Sering kali dianggap gila, tidak sedikit orang yang berusaha membuktikan “kepercayaannya” soal Bumi datar. Sama halnya dengan Burns.

Ketika pertama kali mendirikan museum itu, ia juga mendapatkan ejekan dan pandangan sebelah mata tentang apa yang ia percayai. Untuk itu, tujuan ia mendirikan museum sebetulnya untuk mengajak orang untuk berpikir kritis. Misalnya, dengan tidak serta-merta percaya informasi yang diberikan--seperti halnya teori Bumi bulat--tanpa pengalaman langsung yang mendukung fakta ini.

 

Foto: www.atlasobscura.com

 

Foto: www.atlasobscura.com

 

Foto: www.atlasobscura.com

“Saya melihat keluar dan terlihat datar. Jadi, mengapa kita harus percaya Bumi memang benar-benar berbentuk seperti bola dan tidak mempertanyakannya?” ungkap Burns.

 

Foto: www.atlasobscura.com

Bagi Anda yang penasaran, apakah Bumi berbentuk datar atau justru tidak--bisa langsung mengunjungi museum tersebut. Pertama kali dibuka pada Mei 2017, kini museum tersebut dijadikan sebagai salah satu rujukan penelitian.

Previous Article
Menyusuri 13 Mutiara Tersembunyi di Kepulauan Maluku
Menyusuri 13 Mutiara Tersembunyi di Kepulauan Maluku

Punya rencana berpelesir ke Maluku? Yuk, coba sesekali ke luar dari zona nyaman untuk menikmati keindahan m...

Next Article
5 Trik Agar Nyaman Memulai Perjalanan Jauh dengan Kereta Api
5 Trik Agar Nyaman Memulai Perjalanan Jauh dengan Kereta Api

Jangan khawatir memulai perjalanan jauh dengan kereta api. Ikuti lima triknya agar perjalanan jadi nyaman d...

Want more?

Visit our site

Discover