Ini Dia Tata Cara Snorkeling yang Ramah Lingkungan

June 6, 2018 Chatarina Komala

Anda beruntung tinggal di Indonesia yang kaya akan wisata bahari. Sebagai bentuk syukur, jangan lupa menjaga dan mewariskannya kepada anak cucu kita, ya.

Tinggal di Indonesia memang memberikan beragam keberuntungan. Salah satunya, soal ragam wisata bawah lautnya yang memesona. Untuk menikmatinya, beraneka cara pun bisa dilakukan, mulai dari diving hingga yang populer, snorkeling.

Tentu saja, keindahan biota laut mencakup terumbu karang, koral, hingga aneka ikan cantik harus dijaga agar bisa bertahan lama. Bagaimanapun makhluk bawah laut--terutama terumbu karang--cenderung sensitif. Seluruhnya bisa rusak dan punah jika terlalu sering “tersentuh” benda asing.

Untuk mencegahnya, aktivitas snorkeling maupun diving pun harus ramah lingkungan. Bagaimana caranya?

 

1. Mahir Berenang

Ilustrasi: www.furycat.com

Inilah satu syarat mutlak agar bisa diving maupun snorkeling dengan aman. Baik aman untuk diri sendiri, maupun bagi biota laut. Adapun dengan mahir berenang, Anda bisa secara penuh mengontrol pergerakan di bawah laut. Pada akhirnya, cara ini mencegah Anda melakukan kontak langsung dengan mereka.

 

2. Utamakan Kelengkapan Alat Snorkeling

Ilustrasi: www.adventureinyou.com

Pastikan Anda telah dilengkapi dengan peralatan snorkeling yang memadai. Selain itu, pastikan semuanya terasa nyaman di butuh, sehingga tidak mengganggu aktivitas Anda selama di dalam air.

 

3. Hindari Kontak Langsung

Ilustrasi: www.epicwatertoys.com

Anda mungkin terlalu kagum pada kecantikan terumbu karang maupun biota laut lain. Namun, sebisa mungkin, hindari kontak langsung dengan mereka. Selain menyentuh, jangan pernah memberi makan satwa laut, kecuali jika Anda mendapatkan pengawasan dari tenaga ahli. Hindari pula mengambil apa pun di laut, tidak peduli dalam keadaan hidup atau mati.

 

4. Jaga Jarak Aman

Ilustrasi: www.dive.is

Jangan sampai Anda menyentuh terumbu karang atau sekadar mengibas pasir. Bahkan, Anda dilarang berenang di atas terumbu karang dan meminimalkan kontak dengan organisme lain.

 

5. Dukung Wilayah Konservasi Laut Setempat

Ilustrasi: www.conservation.org

Selalu dukung upaya konservasi di kawasan Anda snorkeling. Misalnya, dengan mengunjungi taman terumbu karang bahkan ikut berdonasi di sana. Jika tidak, silakan berpartisipasi lewat cara lain, seperti ikut kegiatan bersih-bersih laut dan pantai.

Previous Article
Ingin Pesan Tiket Liburan? Yuk, Cek Daftar Tanggal Merah 2018!
Ingin Pesan Tiket Liburan? Yuk, Cek Daftar Tanggal Merah 2018!

Meski sudah sampai di tengah tahun, tidak ada salahnya merencanakan liburan di tahun 2018. Toh, masih ada b...

Next Article
Waspada, Ini 8 “Sarang Bakteri” dalam Kamar Hotel
Waspada, Ini 8 “Sarang Bakteri” dalam Kamar Hotel

Setiap hotel tentu punya standar kebersihannya masing-masing. Namun, tahukah Anda--ada delapan benda yang b...

Want more?

Visit our site

Discover