Pantai Balekambang, Tanah Lot-nya Malang

April 14, 2015 Siwi Rahayu

Pantai Balekambang menjadi idola tujuan wisata di Malang. Bagi travelers yang suka dengan spot air, pantai yang satu ini wajib dikunjungi karena menyimpan banyak keindahan yang tidak kalah dengan pantai-pantai lain di Jawa Timur. Bahkan banyak orang yang memberi nama Pantai Balekambang sebagai miniatur Tanah Lot dari Pulau Dewata.

Pantai Balekambang Malang

foto: intisari-online.com

Pantai Balekambang Malang terletak di Dusun Sumber Jambe, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Malang, Jawa Timur, atau terletak sekitar 60 km di sebelah selatan kota Malang. Akses menuju pantai ini cukup memadai dengan jalanan aspal yang mulus. Biarpun begitu, kalian harus tetap berhati-hati karena di beberapa tempat terdapat tanjakan dengan kelokan tajam. Di sepanjang perjalanan, kalian bisa bersantai sambil menikmati segarnya udara di daerah yang banyak ditumbuhi pepohonan.

 

Sejarah Pantai Balekambang

Sebenarnya Pantai Balekambang sudah dikenal warga lokal sejak tahun 1978-an. Pada tahun tersebut, seorang perangkat desa Srigonco membuka akses jalan sehingga orang dari luar desa tersebut lebih mudah mencapai Balekambang. Lima tahun kemudian, Pantai Balekambang diresmikan oleh Bupati Malang yang saat itu bertugas, Bapak Eddy Slamet. Semenjak itu, nama Pantai Balekambang makin bergaung. Keindahan yang ditawarkannya cukup menarik wisatawan sehingga terus berkembang dan kini menjadi salah satu andalan wisata pantai di Kabupaten Malang. So, tidak heran kalau momen akhir pekan dan liburan pantai ini dipenuhi wisatawan dari berbagai daerah.

Konon, orang yang pertama membuka hutan di Pantai Balekambang bernama Syaikh Abdul Jalil, seorang ulama yang dipercaya berasal dari Yogyakarta. Saat ini, makam Syaikh Abdul Jalil yang berlokasi sekitar 1 kilometer dari Pantai Balekambang, rajin diziarahi oleh umat muslim dari berbagai daerah. Pada bulan Suro/Muharram, jumlah jamaah yang berkunjung baik untuk memperingati tahun baru hijriyah maupun wisatawan biasa yang ingin menyaksikan prosesi ‘Suroan’ melonjak.

Pada Hari Raya Nyepi, panta ini juga lebih ramai dari hari – hari biaya, karena umat Hindu melakukan upacara atau prosesi di Pura Amarta Jati yang terletak di Pulau Ismoyo. Pulau Ismoyo sendiri adalah bagian dari pulau-pulau kecil di Balekambang, yang menjorok ke lautan dan dihubungkan dengan sebuah jembatan ke daratan.

Pesona Tanah Lot di Pantai Balekambang

Lautan yang terlihat berwarna biru nan cantik, deburan ombak serta panorama khas pantai langsung menyambutmu ketika sudah dekat dengan Pantai Balekambang. Bisa dibilang kalau suasananya cukup tenang dengan kondisi kebersihan pantai yang terjaga dengan baik. Saat mata memandang lautan luas, disana terlihat beberapa pulau yang menjadi ciri khas Balekambang, seperti Pulau Wisanggeni, Pulau Anoman, dan Pulau Ismoyo, dimana masing-masing pulau dihubungkan dengan jembatan. Travelers, kalau kalian penggemar serial pewayangan, pasti kenal dengan tokoh-tokoh tersebut ‘kan?

 

Pantai Balekambang Malang

foto: kecamatanbantur.wordpress.com

 

Travelers, cukup menarik kan Pantai Balekambang ini? Kalau jiwa petualang sedang membuncah, kamu bisa berkemah di sana kok. Pengelola pantai menyediakan lokasi untuk kemping sehingga kamu bisa lebih berdekatan lagi dengan alam. Menyambut sunset di sore hari dan sunrise di pagi hari menjadi 2 hal yang tidak boleh dilewatkan. Detik-detik munculnya matahari dengan siluet kuning dan kemerahan dari ufuk timur yang menyembul diatas Pulau Ismoyo akan menjadi potret sempurna yang harus diburu.

 

Transportasi ke Pantai Balekambang

Untuk menuju Pantai Balekambang, ada banyak sekali pilihan moda transportasi, travelers. Karena akses jalan aspal cukup bagus, kamu bisa pakai kendaraan pribadi seperti mobil atau motor, bus, atau bahkan naik truk beramai-ramai dari kota Malang.

Untuk yang berencana naik kendaraan umum, dari Terminal Arjosari Malang, kamu bisa melanjutkan dengan menaiki angkutan kota jurusan terminal Gadang, lalu dilanjutkan dengan angkutan jurusan Bantur yang akan melalui Kecamatan Gondanglegi dan Pagelaran. Dari Bantur ke Pantai Balekambang sayangnya belum ada kendaraan umum, jadi kamu bisa memakai jasa ojek. Tapi, kalo kamu bepergiannya rame – rame, kamu bisa menyewa mobil yang membuat ongkos perjalananmu jauh lebih murah.

Sepanjang perjalanan, kamu akan bertemu dengan berbagai macam hutan dari hutan tropis maupun hutan jati yang semakin padat saat kamu memasuki Bantur. Beberapa ruas jalan agak sempit, dengan tikungan tajam di sana sini yang membuatmu harus lebih waspada lagi saat berkendara menuju Pantai Balekambang dengan kendaraan pribadi. Tak perlu takut tersesat karena ada banyak sekali petunjuk jalan di sepanjang jalan menuju Pantai Balekambang.

Gaung Pantai Balekambang yang terus berkembang pun membuatnya terus berbenah dengan melengkapi fasilitas, seperti pengadaan penginapan yang bertarif antara Rp 150.000* – Rp 240.000* per malam, toilet, tempat makan, penjaga pantai, kios souvenir, tempat parkir serta arena flying fox dengan tarif Rp 20.000*. Dengan biaya tiket masuk Rp 15.000* per orang, travelers bisa puas menikmati eksotisme Tanah Lot ala Pantai Balekambang di Malang.

 

Keterangan * : Harga berlaku pada saat artikel ini ditulis

Read more...

Previous Article
Mendaki Ranu Kumbolo, danau magis nan romantis
Mendaki Ranu Kumbolo, danau magis nan romantis

Ranu Kumbolo menjadi surga dengan pemandangan fantastis saat travelers...

Next Article
Rahasia kebersihan Pantai Indrayanti Yogyakarta
Rahasia kebersihan Pantai Indrayanti Yogyakarta

Kalo mendengar nama ‘Indrayanti’, apa yang pertama terlintas di pikiran...