Berwisata dan melestarikan lingkungan di Pulau Pahawang

April 18, 2015 Siwi Rahayu

Pulau Pahawang memang belum setenar kawasan pulau lainnya di Indonesia seperti Bali, Bunaken atau Raja Ampat. Tapi jangan salah, pulau yang terletak di Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung ini menyimpan keindahan alam yang luar biasa.

 

Pulau Pahawang

Foto: kaskus.co.id

Pariwisata di Provinsi Lampung memang sedang naik daun dalam beberapa tahun terakhir. Setelah Teluk Kiluan yang jadi primadona para pelancong yang ingin menyaksikan lumba-lumba di alam bebas, kini ada Pulau Pahawang yang menjadi buruan pecinta wisata laut.

Karena pulaunya yang masih terbilang sepi, Pahawang menawarkan air laut yang masih sangat jernih, jauh dari sampah yang kerap mengotori perairan lainnya. Jadi gak heran saat smorkeling mata kamu bakal dimanjakan dengan biota laut yang begitu indah. Ada banyak aktivitas yang bisa kamu lakuin di Pulau Pahawang ini, salah satunya adalah island hopping ke Pulau Maitem, Pulau Kelagian dan Pulau Pahawang Kecil.

Tapi, untuk kalian yang ingin mendapatkan sensasi berbeda dari edisi liburan kali ini, menyambangi konsenvasi hutan mangrove di Pulau Pahawang bisa jadi pilihan. Soalnya, Pulau Pahawang ini menjadi pusat konservasi hutan mangrove yang dikelola LSM Mitra Mentala.

Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat setempat, upaya budidaya hutan mangrove makin gencar. Maka gak heran, wisatawan yang melancong ke Pulau Pahawang memanfaatkan ini untuk ikut terlibat dalam upaya melestarikan alam. Selembar saja daun bakau jatuh ke laut, dia mampu menetralisir air laut dari pencemaran, limbah rumah tangga bahkan limbah tambak hutan. Kebayangkan kalau gak ada konsenvasi hutan mangrove ini, kamu mungkin gak akan bisa melihat indahnya Pulau Pahawang.

Yang bikin kawasan hutan mangrove jadi lebih menarik juga karena di sini para praveler bisa menjumpai sejumlah hewan laut yang sudah jarang di Teluk Lampung, seperti berang-berang, mangrove jack atau ikan khas yang cuma ada di hutan mangrove.

Oya, sensasi liburan kamu di Pulau Pahawang kurang lengkap kalau belum mencicipi dodol bakau. Dodol ini merupakan penganan yang dibudidayakan masyarakat setempat yang menjadi ciri khas Pulau Pahawang. Soal rasa, jangan khawatir, gak kalah legit dengan dodol lain yang sudah tenar.

Satu hal yang wajib menjadi perhatian kamu yang berniat datang ke Pulau Pahawang adalah jangan lupa membawa lotion anti nyamuk. Sebagaimana ditetapkan Departemen Kesehatan, Pulau Pahawang ini termasuk kawasan dengan populasi nyamuk Anopheles terbesar kedua di Indonesia. Kamu gak mau kan, pulang berlibur justru membawa “oleh-oleh” penyakit malaria?

Backpacking ke Pulau Pahawang

Siapa sih yang tertarik menyambangi Pulau Pahawang, apalagi setelah mendengar segudang manfaat yang bisa didapat terkait wisata konservasi hutan mangrove? Pertanyaannya, bagaimana cara sampai ke Pulau Pahawang?

Sebenarnya, gak susah kok untuk bisa sampai ke Pulau Pahawang ini. Apalagi sekarang banyak kalangan backpacker mulai rajin memilih pulau ini sebagai tujuan untuk menghabiskan akhir pekan. Kalau kamu pecinta petualangan sejati, sambung menyambung naik transportasi umum bersama sahabat terdekat bisa memberikan pengalaman tersendiri.

Seperti trip ke daerah Lampung lainnya, untuk menuju ke Pulau Pahawang kamu harus menyeberang melalui Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni. Waktu tempuhnya kurang lebih dua sampai tiga jam.

Dari sana, kamu masih harus melanjutkan perjalanan ke Dermaga Ketapang selama sekira tiga jam. Menyewa angkot jadi cara paling gampang buat kamu yang pergi dengan rombongan. Siapkan saja fulus Rp 300.000 per angkot untuk sekali jalan yang bisa diisi hingga 12 orang.

Perjalanan dari Bakauheni ke Dermaga Ketapang cukup jauh dan membosankan. Jangan harap kamu bakal disuguhi pemandangan indah di kiri kanan seperti di dalam lagu “naik-naik ke puncak gunung”. So, gak ada salahnya kamu menyiapkan cemilan atau games buat menghilangkan bosan. Atau kamu justru bisa beristirahat selama perjalanan demi menyiapkan energi sebelum mengeksplorasi Pulau Pahawang.

Sampai di sini, kamu bisa menyewa perahu sejenis jukung dengan ukuran lebih besar untuk ke Pulau Kelagian serta spot-spot menarik lainnya buat snorkling. Di sinilah perjalanan panjang kamu akhirnya tidak sia-sia karena kamu bakal disuguhin pemandangan bawah laut menakjubkan, termasuk ikan nemo.

Buat kamu yang gak mau repot mengurusi transportasi dan segala kebutuhan penginapan saat trip ke Pahawang, sekarang ini sudah banyak kok agen traveling yang menyediakan jasa Pulau Pahawang dengan harga variatif.

Nah, sekarang pilihan ada di tangan kamu. Mau terima beres atau justru menikmati pengalaman sebagai backpacker untuk menikmati indahnya Pulau Pahawang? Bebas bebas aja, travelers. Asal jangan lupa untuk memesan tiket pesawatnya di pegipegi.com ya, untuk liburanmu yang makin hemat!

Read more...

Previous Article
Pulau Umang, pulau kecil nan eksotik di barat Pulau Jawa
Pulau Umang, pulau kecil nan eksotik di barat Pulau Jawa

Pulau Umang Banten menjadi alternatif tempat wisata penduduk Jakarta dan...

Next Article
Camping di Pulau Perak, kenapa enggak?
Camping di Pulau Perak, kenapa enggak?

Dengan segala problem yang dipunya Jakarta, ibu kota negara tercinta ini...