Berwisata dan menyatu dengan alam di Pulau Peucang

April 30, 2015 Siwi Rahayu

Libur akhir pekan telah tiba. Saat yang tepat untuk memanjakan diri menjauh dari hingar-bingar kehidupan kota. Tampaknya Pulau Peucang cocok untuk dijadikan pilihan liburan singkat. Kenapa harus Pulau Peucang?

Tidak mudah menentukan tempat berlibur singkat tapi bisa memberikan sensasi luar biasa. Bagi warga Jakarta, menyeberang ke Kepulauan Seribu bisa menjadi pilihan. Tapi kalau kamu ingin kawasan yang lebih menantang, maka plesiran ke Pulau Peucang patut dicoba.

Bicara soal Pulau Peucang, mungkin banyak diantara traveler yang sering mendengar soal kecantikan pulau yang merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Sayang, lamanya perjalanan ke Pulau Peucang kerap mengurungkan niat wisatawan untuk menyambanginya.

Pulau Peucang

foto: keboeinstein.wordpress.com

Untuk menikmati surga bernama Pulau Peucang memang butuh perjuangan cukup berat. Perjalanan jauh dan belum lagi cost yang lumayan mahal bisa bikin traveler mengerutkan dahi. Tapi seperti kata pepatah, ada banyak cara untuk sampai ke Roma bukan? Salah satu cara terampuh mewujudkan trip ke Pulau Peucang dengan tak terlalu menguras kantong adalah backpackeran.

Belakangan, trend backpacking daerah-daerah wisata melonjak tajam, termasuk ke Pulau Peucang ini. Nah, kamu bisa nih mengajak rekan-rekan atau ikut rombongan para backpacker ke pulau nan cantik ini.

Cara menuju Pulau Peucang

Dari Jakarta, kamu bisa naik angkutan umum menuju Serang yang ditempuh sekitar 2,5 jam, lalu melanjutkan perjalanan ke Labuhan, tepatnya terminal Taronggong selama tiga jam. Perjalanan kamu belum berakhir sampai di sini, karena masih harus menuju ke Taman Jaya, desa terakhir sebelum Desa Ujung Jaya. Naik mini bus berdesakkan menjadi pemandangan biasa. Lama perjalanan lima jam pun harus kamu lahap, tapi beruntung meski jalanan tak begitu mulus, kamu bakal disuguhkan hamparan sawah yang indah.

Nah, dari desa inilah kamu menyeberang menggunakan kapal sewaan yang harganya lumayan mahal, kisaran Rp1.500.000 pulang pergi ke Pulau Peucang. Itulah mengapa mengajak rombongan ke sini menjadi langkah terbaik, supaya kamu bisa sharing cost!

Perjalanan panjang akhirnya terlupakan saat dermaga Pulau Peucang mulai terlihat. Pantai berpasir putih memanggil para pelancong untuk menceburkan diri di dalamnya. Gerombolan ikan yang berenang pun kian mewarnai jernihnya air laut.

Menyatu dengan alam di Pulau Peucang

Trip ke Pulau Peucang bukan sekadar menikmati keindahan pantainya. Pulau yang diklaim yang tercantik di Taman Nasional Ujung Kulon, Pandeglang, Banten ini menuntut para wisatawan untuk menyatu dengan alam. Benar-benar menyatu.

Sebagai salah satu pulau yang mendapat label situs alam warisan dunia oleh UNESCO, Pulau Peucang memiliki keanekaragaman flora dan fauna yang gak boleh diganggu oleh tangan-tangan jahil. Jadi jangan heran kalau traveler bakal nemuin rusa, kera, merak, babi hutan bahkan biawak yang hidup bebas di Pulau Peucang.

Tak jarang, hewan-hewan ini mengunjungi penginapan traveler untuk sekadar mencari makanan. Penginapan di Pulau Peucang memang dibiarkan dekat dengan alam. Tapi jangan khawatir, hewan-hewan liar ini tidak akan mengganggu para pelancong, kecuali hanya untuk meminta makanan. Soal tarif, penginapan Pulau Peucang pun bervariasi, mulai dari Rp 450.000 sampai Rp 750.000 yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget kamu.

Selain keindahan pantai dan keunikan aneka satwa liarnya, Pulau Peucang masih memiliki tempat eksotis buat dikunjungi. Terdapat sebuat spot untuk menyaksikan indahnya matahari tenggelam sejauh 3 km dari penginapan bernama Karang Copong, letaknya sebelah utara pulau.

Ada juga padang rumput Cidaon, di mana kamu bisa melihat kawanan banteng mencari makan. Waktu terbaik untuk datang ke sini adalah pagi atau sore hari. Kalau kamu ingin melihat terumbu karang, bisa menyeberang menggunakan kapal sejauh 1 km menuju Citerjun. Berminat dengan keunikan Pulau Peucang? Angkat ransel kamu dan siap menjelajah ke pulau yang pesonanya bakal selalu melekat di ingatan.

Read more...

Previous Article
Gunung atau pantai, semua ada di Pulau Lombok!
Gunung atau pantai, semua ada di Pulau Lombok!

Jangan jadi tua sebelum ke Pulau Lombok? Emangnya kenapa? Apa sih...

Next Article
Menyelam di Bunaken, taman laut terindah di dunia
Menyelam di Bunaken, taman laut terindah di dunia

Keindahan Bunaken bisa bikin nafas berhenti? Lebay ah, mungkin itu yang...