Mendinginkan Pikiran dengan Es Kopi Kampung Kakolait, The Breeze

August 15, 2018 Ikhda Rizky
kakolait the breeze

Siang hari setelah salat Jum’at, udara panas membuat gue ingin membeli sesuatu yang dingin, duh enak banget kan ya, mampirlah ke kedai minuman bernama Kakolait di The Breeze. Kalau nggak salah udah sekitar 3 bulan Kakolait ini buka di The Breeze, tapi baru kali gue mampir untuk mencobanya. Lokasinya berada di dalam area The Breeze BSD (mall without wall’s), persis di seberang restoran Pojok Nasi Goang arah lobby pintu masuk utama. Kakolait di sini merupakan cabang ke-2 dari yang pertama berada di Gading Serpong, Tangerang. Bedanya, di sini mereka hanya membuka kedai kecil aja, difokuskan untuk konsumen yang sering take away. Sedangkan Kakolait yang berada di Gading Serpong adalah berupa kafe yang punya area cukup besar dan bisa dijadikan tempat hangout. Emang pernah ki yang ke Gading Serpong? Belum… makannya gue coba yang di sini dulu, kalau cocok baru ke sana (alasan lu ki!), hehe..



kakolait di the breeze
kedainya persis arah ke dalam dari lobby utama The Breeze
cokelat kakolait di the breeze
tuh kursinya aja cuma ada 5 aja
Kebetulan ke sini berdua bareng temen, terpesanlah Ice Chocolate dan Es Kopi Kampung. Ice Chocolate adalah signature dari Kakolait, sedangkan Es Kopi Kampung adalah menu baru yang tercipta atas permintaan para pelanggan yang menginginkan kopi dalam minuman cokelat, kata si mbak penjualnya lo. Tapi nih, sebelum gue cerita rasanya, ada yang membuat keduanya terasa begitu kontras, yaitu harga. Iya gimana nggak, Ice Chocolate dijual Rp 38.000 sedangkan Es Kopi Kampung hanya Rp 18.000, selisihnya jauh kan? Apa iya kasta cokelat itu lebih tinggi daripada kopi? Hmm….



menu kakolait the breeze
menunya juga cuma ini, nggak banyak tapi menarik semua
brownies kakolait the breeze
ada brownies dan banana cake
harga kakolait the breeze
mau lihat bentuk minumannya? tenang, ada poster gambarnya
Okelah, sekarang gimana rasanya ki? Enak semua. Untuk yang Ice Chocolate saran gue ketika akan meminumnya, sebaiknya aduklah sampai rata terlebih dahulu. Kenapa, karena kalau langsung meminumnya, rasa cokelatnya akan “terkesan mengecewakan”, rasanya langsung mengingatkan cokelat-cokelat bubuk pasaran. Tapiiii, setelah mengaduk semuanya menjadi satu sampai Ice Chocolate-nya benar-benar kental, rasanya menjadi luar biasa enak. Sepertinya ada campuran creamer dan caramel di dasar cup-nya, jadi ketika diminum tanpa diaduk terlebih dahulu, maka keduanya tidak akan bercampur menjadi kesatuan rasa yang enak. Boleh boleh!



ice chocolate kakolait the breeze
ini Ice Chocolate-nya
nastar kakolait
ini kemasan yang lebih praktisnya lagi, eh ada nastar tuh
Sedangkan untuk Es Kopi Kampung, rasanya juga enak cui! Pas pertama kali sampai di lidah, wajah langsung mengguratkan ekspresi kaget. Wow, rasa kopinya kuat banget tapi masih syahdu berkat campuran susu dan cokelat di dalamnya. Semua terasa pas, nggak kepahitan dan nggak kemanisan juga, cocok! Gue nggak tau berapa persen kadar kopi di Es Kopi Kampung-nya ini, mungkin sekitar 60% kopi, 20% krimer, 10% gula, 10% cokelat ya. Seperti yang gue bilang, manisnya pas, nggak bikin sakit tenggorokan, walaupun cokelatnya munculnya samar-samar. Tapi so far bolehlah ini, apalagi mengingat harganya yang ramah kantong, ya kan?

es kopi kampung kakolait the breeze
nah ini dia si menu barunya, Es Kopi Kampung
es kopi kampung kakolait
harganya pun oke punya
So, juaranya adalah Es Kopi Kampungnya, diluar dari harga murahnya, rasanya pun enak. Ice Chocolate juga enak bagi kalian yang benar-benar maniak cokelat. Oh iya, tapi sayangnya mereka nggak membuat cup khusus Kakolait untuk take away, diberi label aja nggak, jadi hanya cup transparan biasa, terasanya seperti membeli minuman dari kantin kantor. Hehehe..


Ice Chocolate              Rp 38.000 (8/10)

Es Kopi Kampung        Rp 18.000 (9/10)
Previous Article
Kehidupan Pulang Pergi Dengan Commuter Line dan Ojek Online, Ada Pelajaran Istimewa Di Sana!
Kehidupan Pulang Pergi Dengan Commuter Line dan Ojek Online, Ada Pelajaran Istimewa Di Sana!

source: www.malesbanget.com Di awal tahun 2017 tepatnya di bulan Januari, tempat di mana gue bekerja diharu...

Next Article
Mendinginkan Pikiran dengan Es Kopi Kampung Kakolait, The Breeze
Mendinginkan Pikiran dengan Es Kopi Kampung Kakolait, The Breeze

Siang hari setelah salat Jum’at, udara panas membuat gue ingin membeli sesuatu yang dingin, duh enak bange...