7 Bangunan Cantik di Eropa yang Harus Anda Lihat Langsung

September 29, 2015 Josefine Yaputri

Benua Eropa amat terkenal akan bangunan-bangunannya yang bersejarah serta cantik. Inilah 7 di antaranya yang harus Anda lihat langsung:

1. Menara Eiffel

Sumber: Premium Tours

Banyak orang yang bermimpi bisa mengunjungi Menara Eiffel yang berada di Kota Paris yang romantis. Sebagai sebuah menara besi yang dibangun di Champ de Mars yang terletak di tepian Sungai Seine, Menara Eiffel telah menjadi ikon global Prancis dan dinamai sesuai dengan arsiteknya, yaitu Gustave Eiffel. Dibangun pada tahun 1889, Menara Eiffel merupakan bangunan tertinggi yang ada di Kota Paris. 

Sumber: ABC

Sumber: Hotel Room Search

Hingga tahun 2006, jumlah pengunjung Menara Eiffel telah mencapai 6.719.200 orang, sehingga menara tersebut dinobatkan sebagai monumen berbayar yang paling banyak dikunjungi di dunia. Memiliki antena setinggi 24 meter serta badan menara setinggi 325 meter, tinggi Menara Eiffel kurang lebih sama dengan bangunan konvensional yang bertingkat 81. Setiap sorenya, banyak pasangan muda-mudi yang menghabiskan waktu di taman yang ada di bawah kaki menara. Tidak hanya itu, duduk-duduk di taman Menara Eiffel pada malam hari juga sangat menyenangkan karena lampu-lampu menyala dengan begitu cantik. Anda pasti akan jatuh cinta di Menara Eiffel.

 

2. Big Ben

Sumber: Geolocation

Sebagai sebuah menara jam, Big Ben berada di Gedung Parlemen di Westminster, London, Inggris. Big Ben sendiri merupakan menara jam terbesar kedua di dunia setelah menara jam "Royal Clock Tower" yang berlokasi di Mekkah. Secara geografis, Big Ben terletak di sebelah timur laut dari Rumah Parlemen yang berada di Wetsmister, London. Selain Jembatan London yang terkenal, Big Ben juga menjadi lokasi wisata yang wajib dikunjungi oleh para wisatawan yang datang ke London. Seperti halnya para wisatawan yang sering berfoto di depan Menara Eiffel di Paris, banyak wisatawan yang sering berfoto di depan Big Ben.

Sumber: Wikipedia

Sumber: Today I Found Out

Jika Anda bertanya-tanya kenapa menara jam ikonik tersebut dinamai Big Ben, sebenarnya karena di dalam menara jam tersebut terdapat sebuah lonceng yang bernama Great Bell dan lebih sering dikenal sebagai Big Ben. Tidak hanya disebut Big Ben, menara jam ini juga sering disebut sebagai The Tower of Big Ben serta Menara Santo Stephen. Pada malam hari, menara jam ini terlihat begitu cantik dan menonjol di bawah temaram lampu Kota London. Sangat cantik, bukan?

 

3. Kolosseum

Sumber: European Trips

Dibangun oleh Vespasian, Kolosseum merupakan sebuah peninggalan sejarah yang pada masanya berfungsi sebagai arena gladiator. Jika dilihat sekilas, Kolosseum mungkin terlihat berbentuk bulat padahal Kolosseum sebenarnya berbentuk elips dan merupakan sebuah tempat pertunjukan yang sering disebut amfiteater. Bernama asli Flavian Amphitheathre, Kolosseum menjadi salah satu dari 69 Keajaiban Dunia Pertengahan. Berada di Kota Roma, Italia, dan didirikan oleh Walikota Vespasian pada masanya, yaitu Domitianus, Kolosseum akhirnya selesai dibangun pada masa pemerintahan anaknya, yaitu Titus.

Sumber: Wikipedia

Sumber: Wikipedia

Sebagai salah satu karya arsitektur terbesar Kerajaan Romawi yang pernah ada, Kolosseum dirancang untuk dapat menampung sebanyak 50 ribu penonton. Pada masanya, Kolosseum menjadi tempat diadakannya berbagai macam pertarungan yang spektakuler, seperti pertarungan antar binatang (venetaiones), pertarungan antara tahanan dan binatang, hingga pertarungan antar gladiator (munera). Selama digunakan ratusan tahun, diduga ribuan manusia dan binatang telah mati di banyak pertarungan yang diadakan di Kolosseum. Saat berkunjung ke Kolosseum, mungkin Anda dapat membayangkan betapa sadisnya pertarungan-pertarungan yang diadakan di Kolosseum. Meskipun mungkin akan membuat Anda merinding, jangan lupa berfoto di depan Kolosseum saat berkunjung ke sana, ya.

 

4. Kremlin

Sumber: Wikipedia

Benteng Kremlin berlokasi di jantung Kota Moskow atau yang seringkali disebut Kota Moskwa. Kota Moskow sendiri merupakan ibu kota dari Federasi Rusia yang menjadi pusat politik, ekonomi, budaya, serta sains. Karena ada banyak kegiatan yang berpusat di Moskow, sehingga sangtalah tidak mengherankan jika Kota Moskow menjadi kota dengan populasi penduduk terbanyak di Federasi Rusia dan Eropa. Kota Moskow bahkan menjadi kawasan urban terbesar ke-6 di dunia. Dan tidak hanya padat penduduk, setiap tahunnya banyak wisatawan yang datang ke seluruh penjuru dunia untuk mengunjungi Benteng Kremlin yang bersejarah. 

Sumber: John Ib

Sumber: Wikipedia

Terbuat dari batu batu, Benteng Kremlin dibangun pada abad ke015 dan berbatasan dengan Sungai Moskow di sebelah selatan, Katedral Santo Basil dan lapangan merah di sebelah timur, serta Taman Alexander di sebelah barat. Dengan luas 27,5 hektar, Kremlin memiliki 20 menara, dan yang paling terkenal adalah Menara Spasskaya yang memiliki tinggi 67,3 meter dengan jam yang berdiameter 6 meter. Masuk ke dalam Daftar Situs Warisan UNESCO, di Benteng Kremlin, Anda akan menjumpai berbagai peninggalan lama, seperti gereja-gereja beserta tempat pemakaman tsar-tsar Rusia dan benda-benda peninggalan kerajaan. Karena masih dipertahankan keasliannya, Benteng Kremlin pun sering disebut-sebut sebagai sebuah karya sejarah dan arsitektur. Pada zaman dahulu, Benteng Kremlin dipergunakan sebagai tempat kediaman tsar-tsar Rusia. Akan tetapi, kini Benteng Kremlin telah beralih fungsi menjadi tempat kantor Presiden Rusia.

 

5. Jembatan Kapel

Sumber: Expedia

Berlokasi di Kota Luzern, yaitu ibu kota Kanton Luzern dan pusat distrik Luzern di Swiss, Jembatan Kapel berada di kota terpadat di Swiss bagian tengah dengan jumlah penduduk kurang lebih 57.890 jiwa. Berada dekat dengan Danau Luzern serta pemandangan Gunung Pilatus dan Rigi yang menjadi bagian dari Pegunungan Alpen, Kota Luzern telah diidentikkan dengan keindahan Jembatan Kapelnya yang khas. Jembatan Kapel sendiri terbuat dari kayu dan merupakan peninggalan abad ke-14. Jadi, tidak hanya indah, Jembatan Kapel memiliki nilai sejarah yang tinggi.

Sumber: Expedia

Sumber: Flickr

Dibangun pada tahun 1333, Jembatan Kapel awalnya dirancang untuk membantu melindungi Kota Luzern dari serangan musuh. Di sisi dalam jembatan, Anda pun dapat melihat rangkaian lukisan dari abad ke-17 yang menggambarkan sejarah Kota Luzern. Sayangnya, pada tahun 1993, sebagian besar sisi jembatan terbakar dan banyak lukisan turut hancur. Meski demikian, jembatan tersebut telah diperbaiki. Di samping Jembatan Kapel, Anda pun dapat menjumpai menara setinggi 43 meter yang bernama Wasserturm, sebuah menara air bersisi delapan yang terbuat dari batu bata. Pada masanya, menara tersebut menjadi penjara dan ruang penyiksaan. Meskipun terdengar sedikit mengerikan, Anda sebaiknya tetap datang ke Jembatan Kapel saat Anda memiliki kesempatan karena jembatan tersebut begitu indah, terutama di malam hari.

 

6. Katedral Berlin

Sumber: Wikipedia

Berlokasi di Kota Berlin, Jerman, Katedral Berlin atau Berliner Dom merupakan nama Gereja Paroki Agung dan Kolegiat Injili. Persisnya, Katedral Berlin berada di Museumsinsel yang terletak di wilayah Mitte. Katedral Berlin sendiri merupakan karya utama arsitektur bergenre historisisme, yaitu "Kaiserzeit", yang diselesaikan pada tahun 1905. Sebagai salah satu ikon Kota Berlin, Katedral Berlin hampir selalu ramai pengunjung.

Sumber: On Three Legs

Sumber: Goodfon

Meskipun belum pernah menjadi katedral dalam arti yang sebenarnya, yaitu tempat kedudukan seorang uskup, Katedral Berlin merupakan gereja paroki bagi umat Gemeinde der Oberpfarr- und Domkirche zu Berlin, yaitu anggota dari organisasi payung Evangelische Kirche Berlin-Brandenburg-schlesische Oberlausitz (EKBO).  Di Berlin-Bradenburg (sebutan pada tahun 1945-2003), uskup Gereja Injili ditempatkan di Gereja Maria atau Marienkirche dan Gereja Memorial Kaisar Wilhelm atau Kaiser-Wilhelm-Gedachtniskirche di Berlin. Sedangkan untuk uskup metropolitan gereja Katolik Roma, uskup tersebut ditempatkan di Katedral Santo Hedwig atau Sankt-Hedwigs-Kathedrale. Karena nilai historis dan religiusnya, Katedral Berlin seringkali menjadi tempat ziarah para umat Gereja Injili. Pada malam hari, Katedral Berlin terlihat begitu cantik di bawah temaram lampu kota.

 

7. Palais Garnier

Sumber: I Design Arch

Jika Anda bertanya-tanya apa itu Palais Garnier, bangunan ini merupakan sebuah gedung pertunjukan opera yang berada di Kota Paris. Bangunan ini dibangun pada tahun 1861 hingga tahun 1875 oleh Charles Garnier yang menggunakan desain karya Baron Haussman. Secara spesifik, Palais Garnier memiliki 1.979 kursi. Tidak hanya pertunjukan opera saja, di Palais Garnier juga kerap diadakan pertunjukan balet. Tidak hanya terlihat cantik dari luar, bagian dalam bangunan Palais Garnier juga sangat indah dengan berbagai ukiran yang begitu detil. 

Sumber: Wikipedia

Sumber: Wikipedia

Sumber: Pursuitist

Karena keindahan serta kemegahannya, Palais Garnier pun disebut-sebut sebagai gedung opera paling terkenal di dunia yang menjadi simbol atau ikon dari Kota Paris, seperti halnya Katedral Notre Dame, Louvre, serta Basilica Sacre Couer. Terlebih, pada novel "The Phantom of the Opera" karya Gaston Leroux yang diliris pada tahun 1910, Palais Garnier menjadi salah satu setting utama dalam novel tersebut. Bangunan yang indah dan megah--bersiaplah terpesona dengan Palais Garnier.

Previous Article
Ke Sulawesi Utara? Lakukan Beberapa Kegiatan Ini
Ke Sulawesi Utara? Lakukan Beberapa Kegiatan Ini

Sulawesi Utara asyik buat jalan-jalan, lho, apalagi kalau Anda bisa melakukan beberapa kegiatan ini.

Next Article
8 Kegiatan Seru yang Bisa Anda Lakukan di Yogyakarta
8 Kegiatan Seru yang Bisa Anda Lakukan di Yogyakarta

Yogyakarta kerap disebut "Kota Pelajar". Akan tetapi, di Yogyakarta Anda tidak hanya bisa belajar, tapi jug...

Want more?

Visit our site

Discover