Belajar Budaya Indonesia di Museum Sonobudoyo

August 27, 2015 Josefine Yaputri

Memiliki 34 provinsi dan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia merupakan negara yang sangat beragam, terutama dalam hal seni dan budaya. Untuk dapat benar-benar mengenal seluruh budaya Indonesia yang begitu beragam, rasanya seumur hidup pun tidak akan cukup. Akan tetapi, Anda bisa mengenal sedikit-demi sedikit dengan berkunjung ke museum-museum budaya, salah satunya Museum Negeri Sonobudoyo atau yang selama ini lebih dikenal sebagai Museum Sonobudoyo, yang ada di Yogyakarta.

Sumber: World Travel Server

Museum Sonobudoyo terletak di lokasi yang cukup strategis, yaitu di lingkungan Pusat Budaya Yogyakarta yang selama ini banyak mendapat perhatian, baik dari wisatawan lokal maupun wisatawan internasional. Museum Sonobudoyo dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah pada Dinas Kebudayaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, yang mempunyai fungsi dalam mengelola benda-benda museum yang memiliki nilai budaya ilmiah. Selain pengelolalan, Unit Pelaksana Teknis Daerah tersebut juga melakukan pengembangan koleksi dan bimbangan budaya edukatif. Secara spesifik, unit tersebut mengumpulkan, merawat, mengawetkan, melaksanakan penelitian, pelayanan pusta, bimbingan budaya edukatif, serta penyajian benda koleksi yang ada di Museum Sonobudoyo. Secara arsitektur, Museum Sonobudoyo merupakan rumah joglo dengan arsitektur masjid Keraton Kesepuhan Cirebon yang didesain oleh Ir. Th Karsten.

Sumber: Yogya Trip

Diresmikan pada 6 November 1935 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono VIII yang ditandai dengan Candrasengkala "Kayu Winayang Ing Brahmana Budha", Museum Sonobudoyo memiliki hubungan yang erat dengan sebuah yayasan masa kolonial, yaitu Java Institut, yang bergerak di bidang kebudayaan Jawa, Madura, Bali, dan Lombok, terlebih karena yayasan tersebut menjadi pencetus berdirinya Museum Sonobudoyo. Jika Anda mengunjungi Museum Sonobudoyo, Anda bisa menjumpai koleksi budaya dan sejarah yang bermakna, termasuk koleksi etnologi dan arkeologi dari berbagai wilayah, seperti Cirebon, Jawa Timur, Jawa Tengah, Madura, Bali, dan Lombok. Bahkan, museum ini dianggap sebagai museum kedua terlengkap setelah Museum Nasional Republik Indonesia di Jakarta. Di museum ini, Anda pun dapat menemukan koleksi seni dan budaya Jawa, seperti koleksi gamelan Jawa yang ada pada gambar di atas. 

Sumber: Wonderful Journey

Selain gamelan Jawa, Anda pun juga dapat menemukan berbagai wayang seperti gambar di atas ini, berbagai senjata kuno, termasuk keris, dan topeng Jawa. Tidak hanya bisa melihat koleksi seni dan budaya, Anda pun juga dapat melihat berbagai koleksi keramikpada zaman Neolitik serta patung perunggu yang berasal dari abad ke-8. Dan jika Anda tertarik untuk melihat pertunjukan wayang kulit, Anda bisa melihat pertunjukan wayang kulit setiap hari kerja (Senin sampai Jumat) pukul 8 hingga 10 malam di Museum Sonobudoyo. Jadi, tidak hanya bisa belajar budaya, Anda juga bisa melihat pertunjukan seni yang mengagumkan. Sangat menarik, bukan?

Previous Article
Mengenali Budaya Jawa yang Sesungguhnya di Ullen Sentalu
Mengenali Budaya Jawa yang Sesungguhnya di Ullen Sentalu

Berwisatalah ke Ullen Sentalu, tempat dimana Anda bisa mengenali seni dan budaya Jawa lebih dalam.

Next Article
The Oasis Kuta: Modernitas di Sisi Pantai Kuta
The Oasis Kuta: Modernitas di Sisi Pantai Kuta

Anda suka konsep hotel yang modern? Saat berada di Kuta, menginaplah di The Oasis Kuta!

Want more?

Visit our site

Discover