Melihat Bintang di Bosscha, Lembang

October 19, 2015 Fani Rachmita

"Kaya Sherina, dong!" begitu komentar di sosial media ketika saya memposting foto-foto ketika berkunjung ke komplek penelitian Boscha di Lembang Bandung. Kawasan yang memang diperuntukkan untuk penelitian benda-benda langit ini memang pernah menjadi lokasi syuting film anak-anak yang menjadi tonggak sejarah bangkitnya (lagi) perfilman nasional, "Petualangan Sherina". 

(foto: wikipedia)

Ketika Anda terpikir untuk pergi ke Bosscha, hal yang harus ditentukan pertama adalah memilih jam kunjungan. Ada 2 jam kunjungan yang bisa Anda pilih, di siang hari dan di malam hari. Untuk visit di siang hari, Komplek Observatorium Bosscha membuka jam visit setiap hari Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu dengan beberapa jam visit dimulai dari Pkl. 09.00.

Untuk hari Selasa-Jumat, Bosshca hanya dibuka untuk group visit, dan hari Sabtu khusus untuk perseorangan atau keluarga. Untuk visit siang, Anda harus membayar Rp. 15,000 per kepala, Sementara untuk kunjungan malam, hanya dibuka 4 kali dalam setahun dan dilaksanakan di sekitar bulan April-Oktober (musim kemarau) dan Anda harus reservasi terlebih dahulu dan dikenakan biaya Rp. 20,000.

(foto: fani rachmita)

Untuk kunjungan siang, Anda akan dipandu oleh guide yang adalah para peneliti yang bekerja di komplek observatori Bosscha! Pertama-tama, Anda akan dibawa ke ruang penelitian utama yang berbentuk kubah, tempat teropong Zeiss, teropong terbesar di komplek Bosscha berada. Selain gedung kubah, bangunan-bangunan lain beratap merah yang berada di komplek Observatorium Bosscha adalah bangunan penelitian di mana 11 teropong lainnya disimpan. 

 

(foto: fani rachmita)

 

Mengelilingi panggung beton yang dapat digerakkan ke atas dan ke bawah, para pengunjung akan diberikan penjelasan singkat tentang sejarah Bosscha dan juga menceritakan bagaimana Teropong Zeiss dibawa ke Lembang dari Jerman, berapa beratnya, dan juga bagaimana bangunan serta teropong yang diaktifkan sejak tahun 1928 ini tidak mengalami kerusakan yang berarti! 

 

(foto: observatorium Bosscha)

Setelah melakukan visit ke Teropong Zeiss, Anda akan dibawa ke ruang multimedia. Di sini, Anda akan diceritakan tentang benda-benda langit yang diteliti oleh para peneliti di komplek observatori Bosscha dan juga keindahan alam semesta  dengan presentasi komputer dan cara bercerita yang sangat menarik yang akan membuat bulu kuduk Anda merinding mendengarnya! 

Sayangnya, ada satu kendala tak terelakkan tentang keberlangsungan komplek Observatorium Bosscha di Lembang, Bandung ini. Semakin padatnya pemukiman di sekitar komplek penelitian Bosscha, membuat proses pengamatan benda langit yang memerlukan kegelapan total menjadi terganggu. Ini membuat observatorium yang disebut-sebut sebagai observatorium satu-satunya di kawasan khatulistiwa ini terancam keberadaannya. 

 

Info lebih lanjut: Observatorium Bosscha

 

Butuh informasi tempat-tempat traveling untuk trip Anda berikutnya?

Previous Article
5 Kegiatan Fun Yang Bisa Anda Lakukan di Seminyak
5 Kegiatan Fun Yang Bisa Anda Lakukan di Seminyak

Seminyak mempunyai banyak pantai yang bisa Anda nikmati selama di sana. Pastikan untuk melihat matahari ten...

Next Article
#GrivyDayOut Paling Tidak Sekali Seumur Hidup, Cobalah Olahraga di Ketinggian Ini
#GrivyDayOut Paling Tidak Sekali Seumur Hidup, Cobalah Olahraga di Ketinggian Ini

Latih keberanian Anda lewat olahraga-olahraga berikut!

Want more?

Visit our site

Discover