Menyambangi Naga Purba di Timur Indonesia

November 22, 2017 Chatarina Komala

Foto: www.florestourism.com

Cuma ada di Indonesia, karnifora ini begitu populer bagi para pelancong lokal maupun mancanegara. Pun itu sebabnya, mengunjungi wilayah timur Indonesia tidaklah lengkap, tanpa menyempatkan diri melihat komodo. Nah, jika biasanya destinasi utama adalah Pulau Komodo, tahukah Anda bahwa ada pula Pulau Rinca yang menjadi habitat aslinya?

Lokasi Pulau Rinca sendiri ada di sekitar perairan Labuan Bajo; atau tidak jauh dari Pulau Komodo. Adapun jumlah populasi komodo di sana juga sedikit lebih banyak, yaitu 2.318 ekor, ketimbang di Pualu Komodo yang hanya 2.126 ekor. Tidak hanya itu, di sana, Anda juga bisa bertemu dengan banyak satwa liar lainnya; mencakup rusa, monyet, ular--hingga beberapa jenis burung langka.  

 

Baca juga:

 

Pulau Cantik

Perjalanan Anda ke Pulau Rinca akan lebih seru dan menyenangkan dengan menaiki sebuah kapal. Nilai plusnya; Anda juga bisa sekaligus berkunjung ke beragam pulau di sekitar.

Dipandang dari laut, pulau ini sebenarnya amatlah cantik. Dari kejauhan, Anda bisa melihat gundukan bukit-bukit kecil yang menarik mata; sekalipun itu di musim kemarau. Nah, bagi Anda yang berkunjung di musim kemarau, jangan lupakan pesona pantai pasir putih, air laut yang jernih dan berisi ragam ikan; serta sabana kekuningan yang nampak cantik bersanding dnegan langit biru dan awan yang bergumpal. Di lembahnya, Anda bahkan bisa melihat langsung beberapa pepohonan lontar yang rindang.

 

Foto: www.floresexcursiontour.com

 

Adapun bagi yang ingin ke sana, setidaknya ada beberapa rute, mencakup rute panjang dan rute pendek. Rute panjang cocok bagi Anda pecinta petualangan; sementara bagi yang tidak--bisa mencoba rute pendek. Dengan menjajal kedua rute terebut, Anda akan dibawa menyusuri garis pantai pulau seluas 19 ribu hektare; naik ke atas bukit; hingga menikmati pemandangan Labuan Bajo dari ketinggian.

Dari Jakarta, Anda memang diharuskan menaiki pesawat atau kapal menuju Labuan Bajo. Barulah dari sana, disarankan Anda menaiki kapal motor dengan durasi perjalanan dua jam. Meski terkesan lama, perjalanan Anda tidak akan membosankan, kok. Pasalnya, ada begitu banyak pemandangan cantik yang memanjakan mata.

Nah, bila merancang perjalanan sendiri terasa merepotkan, tidak ada salahnya menjajal beberapa biro perjalanan wisata di sana. Harga dan fasilitasnya tentu bervariasi. Namun, biasanya perjalanan Anda sudah tersedia dalam satu paket. Dengan kata lain, bukan hanya mengunjungi Pulau Rinca--Anda pun akan dibawa menjelajahi beberapa pulau di sekitarnya, seperti Pulau Komodo, Pulau Padar, hingga Pantai Pink. Tenang saja, seperti halnya Pulau Rinca--seluruh destinasi tersebut juga sama cantiknya.

 

Baca juga:

 

Hal-hal yang Harus Anda Hindari

Di Pulau Rinca, Anda memang membutuhkan jasa ranger. Jadi, seaman apa pun itu, usahakan untuk berkeliling dengan pengawasan ranger. Kendati komodo cenderung pemalu, pasif, atau diam--bukan berarti karnifora ini tidak berbahaya. Jika Anda melakukan banyak gerakan yang memprovokasi (misalnya seperti gerakan mengayun atau bersuara gaduh); komodo juga bisa bersikap agresif.

 

Foto: www.orangehotelflores.com

 

Selain berfungsi untuk “menjaga” Anda, ranger di sini juga berfungsi untuk memberitahu sekaligus mengingatkan beberapa aturan yang berlaku. Oh ya, komodo juga sangat peka akan bau darah dan daging. Nah, bagi Anda perempuan yang sedang haid, tidak disarankan mengikuti tur. 

Previous Article
Eksotisme Flora dan Fauna di Pulau Peucang
Eksotisme Flora dan Fauna di Pulau Peucang

Terletak di ujung barat Pulau Jawa, Pulau Peucang bisa jadi satu destinasi yang cocok untuk membuang penat.

Next Article
Yuk, Coba Hotel Gantung Tertinggi Dunia di Purwakarta!
Yuk, Coba Hotel Gantung Tertinggi Dunia di Purwakarta!

Tergantung di tebing berketinggian 500 meter, hotel baru di Purwakarta ini bahkan didaulat sebagai hotel ga...

Want more?

Visit our site

Discover