Seni Tidur Lelap Saat di Dalam Pesawat

April 15, 2016 Fani Rachmita

Anda salah satu yang kesulitan untuk tidur di pesawat? Tidak lucu rasanya bila sampai di tempat tujuan Anda malah lemas karena kekurangan tidur, terutama apabila Anda mengalami long flight. (sumber: Telegraph)

Namun memang, ada beberapa faktor yang menyebabkan Anda sulit tidur di pesawat. Posisi kursi yang tidak sleepable, perbedaan kondisi dan udara dalam kabin hingga faktor distraksi lainnya yang bisa memotong durasi tidur Anda. Nah, ingin momen tidur Anda lebih maksimal, agar saat sampai di tujuan Anda lebih segar? Coba cek apa saja yang bisa Anda siasati untuk mendapat tidur lelap di pesawat. 

 

Beli Kursi 

Menurut Dr. Richard Dawood, travel health expert cara yang paling mudah adalah dengan membeli business class atau first class, bila Anda mampu untuk membelinya. Bahkan airlines menyadari kalau salah satu alasan penumpang membeli first class adalah kenyamanan untuk tidur. Kursi-kursi di first class dapat direbahkan secara maksimal. Pilihan lain, pesan kursi dengan ruang kaki ekstra dan 

 

Pilih Tempat Sepi 

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa kursi di pesawat yang paling menjadi incaran adalah di bagian depan tepatnya di 7F. Namun, bagi Anda yang mencari ketenangan, justru hindari kursi ini karena di posisi inilah orangtua dengan anak sering menempati dan juga dekat dengan "markas" para pramugari sehingga akan terdengar berisik ketika mereka menyiapkan makanan misalnya. Untuk spot paling aman, pilih tempat duduk dekat jendela, selain tidak gampang diganggu, Anda juga punya space utk menyandarkan kepala. 

 

Pakaian yang nyaman 

Bila Anda memang berniat untuk tidur, kenakan pakaian yang longgar kecuali di bagian betis untuk menjaga tetap hangat. Memakai pakaian yang longgar akan membuat Anda lebih cepat nyaman dan mencegah terkena DVT (Deep Vein Thrombosis) yang dapat timbul bila aliran darah tersendat. 

 

Posisi Duduk 

Maksimalkan rebahan kursi Anda dan buat tubuh Anda senyaman mungkin. Tidur dalam postur tegak dapat menyebabkan sakit di bagian punggung, menurut penelitian dari British Chiropractic Association, yang juga menyarankan untuk bersandar ke belakang dengan sudut 135 derajat untuk mengurangi tekanan di tulang pinggul Anda. Duduk menekuk ke depan dan menyandarkan kepala ke bangku depan Anda juga sangat tidak disarankan. Posisi ini dapat memberikan tekanan pada leher dan Anda akan terbangun bila ada pergerakan dari bangku depan. 

 

Pakai Sabuk Pengaman 

Tidak ada yang lebih menyebalkan dibanding saat ketika Anda sedang tertidur lelap kemudian "diganggu" pramugari yang menanyakan apakah Anda sudah memakai sabuk pengaman atau belum. Pakai sabuk pengaman dan posisikan sabuk agar terlihat oleh orang lain agar Anda terhindar dari pertanyaan dan tepukan di punggung. 

 

Hidrasi 

Hindari minuman berkafein dan beralkohol dalam pesawat, coba pilih minuman seperti teh herbal. Juga, sebisa mungkin hindari makan sampai kenyang. Menghidrasi tubuh dapat membantu Anda menghindari mulut kering ketika bangun dari tidur. Mengaplikasikan lipbalm juga bisa membantu bibir agar tidak kering karena terpapar udara lembab di kabin.

 

Bawa Bantal

Bantal leher akan sangat membantu tidur Anda. Bahkan kini, banyak bantal tidur dengan beragam variasi yang bisa dipilih seperti "ostrich" pillow yang unik. Bantal ini akan menjaga keseluruhan kepala saat Anda tidur. 

 

Sudah tidur nyenyak di pesawat, tempat tujuan tentu juga harus yang terbaik! Pilih tujuan wisata Anda di sini! 

Previous Article
Tips Menggunakan Google Maps ini Akan Membuat Traveling Anda Lebih Mudah
Tips Menggunakan Google Maps ini Akan Membuat Traveling Anda Lebih Mudah

Belum tahu fitur-fitur di Google Maps yang dapat mempermudah travelingf Anda? Kalau begitu Anda wajib scrol...

Next Article
Siapa Sangka, 3 Water Activities Ini Bisa Dilakukan di Yogyakarta
Siapa Sangka, 3 Water Activities Ini Bisa Dilakukan di Yogyakarta

Bukan hanya pantai, sungai-sungai di Yogya juga seru untuk dieksplorasi.

Want more?

Visit our site

Discover